Jude Bellingham tidak bisa tampil maksimal musim ini karena diganggu cedera. Situasi tersebut bikin gelandang Real Madrid itu terpukul dan frustrasi.
Operasi bahu yang dilakukan Bellingham musim panas lalu jadi awal petaka. Namun, tindakan itu perlu dilakukan karena Bellingham sudah bermain dengan rasa sakit di bahunya selama lebih dari setahun.
Alhasil, Bellingham tidak bisa mengikuti pramusim dan harus menepi sampai pertengahan September. Saat kembali bermain, performa Bellingham belum bisa maksimal karena masih mengembalikan kebugarannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah upayanya balik ke performa terbaik, Madrid malah melakukan pergantian pelatih dari Xabi Alonso ke Alvaro Arbeloa. Sialnya, Bellingham mendapat cedera paha di awal laga kontra Rayo Vallecano awal bulan lalu.
Alhasil, Bellingham cuma tampil 15 kali sebagai starter musim ini dan baru comeback saat jadi pengganti di laga kontra Atletico Madrid akhir pekan kemarin. Situasi ini bikin Bellingham terpukul.
Sebab dia tidak bisa membantu rekan-rekannya di lapangan. Terlebih Madrid sempat dalam periode buruk dan kini tertinggal di posisi kedua klasemen LaLiga dari Barcelona.
"Pemulihan saya lama sekali. Tujuh pekan, lama dan berat. Saya sangat frustrasi sepanjang itu, tapi saya kini sudah bahagia karena bisa berlatih bareng rekan-rekan setim," ujar Bellingham kepada Real Madrid TV.
Setelah mencetak 19 gol di LaLiga 2023/2024, Bellingham menurun performanya di dua musim terakhir. Saat ini enam gol serta empat assist dari 29 laga di seluruh ajang, termasuk empat gol di liga.
(mrp/bay)










































