Kekalahan yang terjadi di Stadion Vicente Calderon, Minggu (2/3/2008) dinihari WIB, ini merusak mimpi Barca untuk mengkudeta Madrid. Apalagi pada saat bersamaan Los Blancos menundukkan tuan rumah Recreativo Huelva dengan skor 3-2.
Selisih di antara Madrid dan Barca yang beriringan di peringkat satu dan dua Liga Spanyol pun menjauh lagi. Selisih dua angka sebelum pertandingan berubah menjadi lima poin kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setengah jam marka waktu pertandingan terlewati, Barca akhirnya benar-benar mencetak golnya. Sebuah gol indah dilesakkan oleh penyerang Los Cules asal Brasil, Ronaldinho.
Gol ini dicetak Dinho dengan cara yang luar biasa, yakni melalui sebuah tendangan salto menyambut umpan lambung yang dilepaskan oleh Xavi Hernandez dari sayap kanan. 1-0 bagi Barcelona.
Tapi kegembiraan Barca tak bertahan lama karena Sergio "Kun" Aguero menciptakan gol penyama bagi Atletico enam menit kemudian. Tendangan pemain muda Argentina itu membobol gawang Barca setelah berbelok arah karena membentur kaki Gabriel Milito.
Tiga menit sebelum babak pertama usai, Atletico sukses membalikkan keadaan. Adalah Maxi Rodriguez yang menjadi pencetak gol dengan memanfaatkan umpan matang dari Kun Aguero.
Saat babak kedua dimulai, Barcelona masih terus mendapat tekanan dari Atletico yang didukung penuh oleh puluhan ribu suporternya. Akibatnya, Barca makin tertinggal saat Atletico mencetak gol melalui eksekusi penalti Diego Forlan pada menit ke-61.
Penalti diberikan wasit setelah Carlos Puyol dituduh menjatuhkan Aguero di kotak terlarang. Tanpa banyak kesulitan, tendangan Forlan sukses mengecoh kiper Victor Valdes.
Setelah gol Forlan, Barca terlihat sangat bernafsu untuk mengejar. Sebuah sepak pojok dari Xavi diteruskan oleh Ronaldinho kepada Eto'o yang langsung menggenjot bola ke gawang. Kiper Atletico Christian Abbiati hanya bisa menepis bola keluar lapangan.
Keasyikan menyerang, Barca justru semakin tertinggal. Dengan aksi individu memikat, Aguero berhasil masuk ke kotak penalti Barca setelah melewati Puyol. Dengan tenang, bomber berusia 19 tahun itu mencetak gol keempat Atletico.
Tak sampai dua menit, Barcelona lagi-lagi memperkecil ketinggalan. Eidur Gudjohnsen yang masuk sebagai pemain pengganti menembakkan bola yang bisa diblok bek-bek Atleti. Bola muntah kemudian disambar Eto'o yang tanpa ampun menaklukan Abbiati. Skor berubah jadi 4-2, masih untuk keunggulan Atletico.
Di sisa waktu yang ada, Barcelona terus berusaha mengejar. Namun pertahanan Atletico sudah terlanjur solid dan susah ditembus barisan depan Barca. Skor akhir pun berkata Atletico menang 4-2.
(arp/krs)











































