Di awal kemunculannya, karir Martins diliputi kontroversi terkait dugaan pemalsuan umur. Rumor yang berkembang menyebut kalau dia sebenarnya berusia tiga tahun lebih tua dari yang diklaim.
Penolakannya mengikuti tes tulang, yang bisa membuktikan tanggal lahir seseorang yang benar, memancing penyelidikan. Namun, Asosiasi Sepakbola Nigeria (NFA) memastikan bahwa mereka telah membuat kesalahan administrasi pada tanggal lahir Martins (yang menyatakan dia lahir pada tahun 1978) saat dia pertama kali dipanggil tim nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diangkat ke tim utama tahun 2002, Martins harus menunggu sekian lama untuk benar-benar bisa tampil memikat di skuad inti. Dia manfaatkan momen Liga Champions untuk menunjukkan potensi dirinya mencetak gol.
Satu gol ia jaringkan ke gawang Bayer Leverkusen untuk mengamankan satu tempat bagi Inter di babak perempat final. Dia kembali mencetak gol dan kali ini dibuatnya ketika di semifinal kontra AC Milan, tetapi golnya tetap tidak bisa meloloskan timnya karena aturan gol tandang.
Martins mengikat kontrak dengan Inter sampai 2010 dengan bayaran sekitar 2 juta poundsterling setiap tahunnya. Ia terus tampil baik bersama klub, sebelum membela negaranya di Piala Afrika 2006, dimana dia membuat dua gol.
Kehadiran banyak striker seperti Hernan Crespo, Adriano dan Zlatan Ibrahimovic membuat Martins mulai tersingkirkan. Pesepakbola bernama lengkap Obafemi Akinwunmi Foluwashola Oshadi Martins itu kemudian minta dilepas pada Agustus 2006.
Newcastle yang menunggu sekian lama untuk merekrutnya, akhirnya bisa mendapatkan sang pemain dengan kontrak lima tahun. Di Magpies dia mengenakan jersey nomor 9, kostum keramat yang pernah dikenakan pencetak gol terbanyak klub itu, Alan Sheare.
Dia menjalani debut di Newcastle dengan kurang manis karena Magpies kalah 0-2 atas Aston Villa di St. James Park. Meski awalnya lambat, Martis perlahan menjelma menjadi pemain favorit publik Newcastle sehabis tengah musim.
Sang penyerang mengemas 17 gol di semua kompetisi pada musim 2006-2007, 11 di antaranya di Liga Inggris. Dia lebih banyak tampil sebagai penyerang inti karena ketika itu Newcastle tidak punya pemain depan yang fit terkait cedera panjang Micahel Owen.
Setelah Newcastle dipastikan terdegradasi dari Premier League, Martin menerima pinangan klub Liga Jerman, Wolfsburg. Meski tak jadi pilihan utama di klub tersebut, Martins dianggap tampil cukup memuaskan dengan gol-gol yang kerap dibuat sebagai pemain pengganti.
Di timnas Nigeria, Martin menjadi bagian penting dari sukses negaranya duduk di posisi tiga Piala Afrika 2006. Pada 17 November 2007, dalam laga kontra Australia, Martins untuk kali pertama dipercaya menjabat kapten timnas.
(din/din)











































