Soldado adalah salah satu rekrutan pelatih Unai Emery di awal musim ini --saat di mana Valencia membangun ulang kekuatan usai ditinggal David Villa dan David Silva. Penampilannya selama dua musim membela Getafe cukup untuk membuat manajemen Valencia mengeluarkan dana 10 juta euro (sekitar Rp 124 miliar) untuk membelinya.
Total 33 golnya bersama Getafe memang belum sebanding dengan jumlah gol Villa di dua musim terakhirnya bersama Valencia, di mana El Guaje sukses menorehkan 58 gol. Tapi setidaknya, Soldado mulai menunjukkan bahwa dia adalah rekrutan yang menjanjikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soldado juga nyetel dengan rekan-rekan lainnya seperti Juan Mata, Vicente Rodriguez atau Aritz Aduriz dan Pablo Hernandez. Mereka melengkapi permainan Valencia yang tak hanya mengandalkan satu orang saja, tapi kekuatan kolektif seluruh tim.
Satu gol dari Alberto Costa dan dua gol dari Soldado menjadi alat untuk mengandaskan perlawanan Rangers, Rabu (3/11/2010) dinihari WIB tadi. Bagi Soldado, itu bukan sukses pribadi, tapi keseluruhan tim.
Namun, bukan berarti Soldado tak punya ambisi. Sejak awal, ia sudah bertekad untuk tampil bagus di kompetisi sekelas Liga Champions. Dan dua gol itu adalah awal.
"Saya senang dengan gol-golnya dan itu adalah kemenangan yang penting buat kami di Liga Champions," ujarnya seperti dilansir AFP.
"Hal ini (bermain di Liga Champions)Β adalah salah satu alasan besarΒ saya bergabung dengan Valencia," tegas putra asli Valencia ini.
(roz/a2s)











































