Michael Bradley Sang Jenderal

Michael Bradley Sang Jenderal

Lucas Aditya - Sepakbola
Rabu, 10 Okt 2012 14:52 WIB
Michael Bradley Sang Jenderal
Getty Images/Paolo Bruno
Jakarta -

Dalam usia yang masih muda, Michael Bradley sudah menjadi "Jenderal". Diyakini ia bakal menjadi salah satu pilar tangguh sepakbola Amerika Serikat.

Bradley yang sejak awal musim ini memperkuat AS Roma, tampil baik saat turun di pekan pertama. Ia menyumbangkan satu assist saat Giallorossi ditahan imbang 2-2 oleh Catania.

Sialnya, Bradley dibekap cedera paha seusai laga pertamanya itu. Usai menjalani proses penyembuhan selama sebulan, ia langsung tampil baik dengan menyumbang gol saat "Serigala Ibukota", menang 2-0 atas Atalanta akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski baru dua kali bermain untuk Roma, muncul keyakinan Bradley bakal menjelma menjadi pemain penting bagi tim. Salah satunya diungkapkan oleh mantan gelandang I Lupi di era 1980-an, Paolo Alberto Faccini.

"Bradley, saya sangat berharap bisa menjadi salah satu pilar dari tim Roma. Jika kami mengevaluasinya saya pikir itu adalah salah satu performa terbaik Michael," sebut Faccini di Soccernet.

"Dia baru pulih dari cedera panjang saat tim berada dalam kondisi yang sulit, dan dia mencetak gol pertamanya bagi klub," tambahnya.

Jika belum puas melihat kepiawaian Bradley mengawal lini tengah di dua pertandingan, kiprahnya saat bermain untuk Chievo menjadi bukti nyatanya. Bermain sebanyak 32 kali di semua ajang dengan sumbangan satu gol bagi The Flying Donkeys, ia sampai dijuluki sebagai 'The General' alias "Sang Jendral" oleh tifosi Chievo. Dua kekuatan utamanya adalah passing yang hebat dan penempatan posisi yang sangat baik.

Tak heran jika penampilan Bradley terlihat begitu matang di usianya yang baru menginjak 25 tahun. Sebabnya antara lain, ia pernah tampil di liga empat negara lain sebelum merumput di Italia.

Pria kelahiran Priceton, New Jersey, itu mengawali karier di Major League Soccer bersama MetroStar (New York Red Bulls), lalu berturut-turut bermain untuk Heerenveen (Belanda), Borussia Moenchengladbach (Jerman), dan Aston Villa (Inggris).

Penampilan apik di level klub itu, nyatanya juga berlanjut saat ia membela timnas AS. Sejak dipercaya menjadi bagian skuat timnas di Piala Dunia 2006 bersama bintang-bintang The Stars and Stripes lainnya, semisal Landon Donovan, Clint Dempsey dan Tim Howard, hingga kini ia sudah 69 kali membela negara dengan sumbangan 10 gol.

Pelatih yang sudah menangani timnas AS sejak tahun 2011, Juergen Klinsman, mengakui bahwa anak mantan arsitek timnas AS Bob Bradley itu saat ini sudah banyak mengalami perkembangan.

"Anda dapat melihat seberapa banyak dia berkembang dalam beberapa tahun, berada di bawah asuhan ayahnya dan berlanjut dalam 14 tahun terakhir, dan inilah yang anda lihat sebagai pelatih, melihat pemain berkembang dan belajar," terang Klinsmann di Reuters.

Bradley akan tampil membela negaranya melawan Antigua & Barbuda di lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2014, Jumat (12/10/2012).



(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads