Dimitri Payet menunjukkan kenapa West Ham United memberinya kontrak baru beberapa waktu lalu. Dengan penampilan fantastis yang dia perlihatkan, gelandang serang asal Prancis itu memang pantas mendapatkannya.
Dalam kontrak baru yang berlaku hingga 2021 itu, West Ham kabarnya menaikkan gaji Payet menjadi 125 ribu poundsterling (sekitar Rp 2,4 miliar) per pekan. Setelah gajinya dinaikkan, Payet membalasnya dengan performa cemerlang.
Payet mencetak satu gol dan satu assist saat West Ham bermain imbang 2-2 dengan Norwich City, 13 Februari lalu. Pesepakbola berusia 28 tahun itu kemudian jadi bintang lapangan ketika timnya melibas Blackburn Rovers 5-1 di babak kelima Piala FA, Minggu (21/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, gol keduanya lahir dari proses yang lebih istimewa. Mendapat bola dari tengah lapangan, Payet melakukan aksi individu hingga ke kotak penalti lawan dan mencetak gol lewat tembakan terarah.
Selain mencetak dua gol, Payet juga membuat satu assist untuk gol Emmanuel Emenike. Dia bisa saja membukukan empat assist lebih banyak jika rekan-rekan setimnya lebih efisien memanfaatkan peluang. Pemain lincah itu juga tercatat membuat enam umpan kunci -- umpan yang berujung tembakan ke arah gawang -- dan 50 umpan di wilayah lawan, lebih banyak dari siapa pun di atas lapangan.
Statistik menunjukkan bahwa Payet terlibat dalam 17 gol West Ham di semua kompetisi musim ini (sembilan gol, delapan assist). Jumlah ini adalah yang terbanyak di antara semua pemain West Ham.
Khusus di Premier League musim ini, Payet telah mengkreasikan 69 peluang. Jumlah tersebut cuma kalah dari Mesut Oezil dan Christian Eriksen.
"Saya harus belajar membuat puisi untuk menggambarkan betapa pentingnya dia untuk kami. Ini bukan cuma tentang yang dia lakukan ketika menguasai bola. Dia juga melakukan pekerjaan kotor," puji manajer West Ham, Slaven Bilic, seperti dikutip The Telegraph.
"Setiap pekan saya ingin pertanyaan tentang dia berlanjut, tapi sulit untuk menggambarkan dia. Tim mengakui itu dan ingin memberinya bola," kata Bilic.
"Saat memegang bola, dia setara dengan Luka Modric di antara pemain-pemain yang telah saya latih sejauh ini. Dimitri adalah salah satu pemain terbaik yang telah saya latih," katanya.
Pujian untuk Payet juga datang dari kubu lawan. "Anda tahu dia punya kemampuan. Gol pertamanya sangat bagus. Dia menerangi Premier League," kata manajer Blackburn, Paul Lambert.
(mfi/rin)











































