Sampai menit-menit akhir pertandingan di Emirates Stadium, Selasa (12/2/2008) dinihari WIB, skor masih 1-0 untuk The Gunners berkat gol Philippe Senderos. Akan tetapi Alexander Hleb melihat celah untuk memperbesar keunggulan.
Umpan pun lantas dilepaskan Hleb ke arah Adebayor yang tak membuang kesempatan untuk menambah perolehan golnya. Si kulit bundar dikuasainya sesaat untuk kemudian ditembakkan ke pojok gawang Rovers yang dikawal Brad Friedel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai Everton, berturut-turut gol dilesakkan Adebayor ke gawang West Ham (satu gol), Birmingham (dua gol), Fulham (dua gol), Tottenham Hotspur (satu gol; Piala Carling), Newcastle United (dua gol; Piala FA), Newcastle United (satu gol), Manchester City (dua gol) dan terakhir Blackburn Rovers.
Catatan luar biasa itu membuat penyerang asal Togo tersebut mendekati rekor striker legendaris Arsenal, Ian Wright, yang selalu mencetak gol dalam 12 pertandingan beruntun. Mampukah?
"Dia memang mampu mencetak gol tapi saya juga yakin kalau semua penyerang kami menuai manfaat dari kerja sama tim yang luar biasa," komentar Manajer Arsenal Arsene Wenger seperti dikutip The Sun, Selasa (12/2/2008).
Sementara itu Wright yang rekornya terancam disamai bahkan bisa dilampaui melihat Adebayor sebagai sosok penyerang mematikan. Ketajamannya tak kalah dari bomber Arsenal lainnya yang kini sudah hijrah ke Barcelona, Thierry Henry.
"Sama seperti yang Thierry lakukan, dia menunjukkan kalau Anda jadi tumpuan utama serangan dan Anda punya kemampuan, maka Anda akan mencetak banyak gol. Dia kini melakukan apa yang biasa dilakukan oleh Thierry," puji Wright kepada Adebayor, yang di Liga Primer musim ini sudah mengemas 19 gol.
(krs/din)











































