Ottmar Hitzfeld

Ottmar Hitzfeld

- Sepakbola
Selasa, 29 Des 2009 15:15 WIB
Ottmar Hitzfeld
- - Terpilih dua kali sebagai pelatih terbaik dunia dan dua kali menjuarai Liga Champions merupakan bukti kepiawaian Ottmar Hitzfeld meramu tim juara. Ia juga menolak sejumlah tawaran untuk melatih tim-tim besar dunia untuk melatih negerinya sendiri, Swiss.

Lahir di Lorrach, kota perbatasan Jerman-Swiss, membuat Hitzfeld dibesarkan dengan dialek Swiss-Jerman dan akhirnya memilih Swiss sebagai tanah airnya. Hitzfeld mulai berkecimpung di dunia sepakbola sejak berumur 19 tahun dengan bergabung dengan TuS Stetten yunior selama tujuh musim.

Sejak tahun 1967, Hitzfeld mulai berpindah-pindah klub. Dari Lorrach, ia kemudian hijrah ke Basel dan merebut dua gelar Liga Swiss dan satu Piala Swiss. Mantan striker itu juga mencatatkan namanya sebagai top skorer Liga Swiss pada 1973 dengan torehan 18 gol. Pada 1975 Hitzfeld hengkang ke Stuttgart kemudian ke Lugano dan terakhir Luzern dimana ia mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah gantung sepatu, Hitzfeld menjajal kemampuannya untuk melatih. Berbekal pengalaman sukses melatih Zug dan Aarau, Hitzfeld dipercaya melatih klub elit Swiss, Grasshopper Zurich yang selama 1988-1991 mempersembahkan empat tropi. Pada 1991, Hitzfeld kembali ke Jerman dengan melatih Dortmund dan sukses memberikan dua gelar Bundesliga, satu tropi Liga Champions dan satu Piala Interkontinental.

Kelihaian Hitzfeld membuat Bayern Munich jatuh hati. Pada 1998, Hitzfeld menerima pinangan Bayern dan melatih FC Hollywood. Bersama Bayern, Hitzfeld menapaki puncak suksesnya sebagai pelatih. Mantan pemain yang pernah mengikuti Olimpiade bersama Jerman Barat tersebut telah mempersembahkan semua gelar; lima juara Bundesliga, tiga Piala Jerman, dua Liga Champions dan satu Piala Interkontinental.

Keberhasilan ini membuat Hitzfeld diperhitungkan di kancah sepakbola internasional. Pelatih yang jago bahasa Inggris ini pun turut menyabet berbagai penghargaan atas kesuksesannya dalam melatih. Di antaranya sebagai pelatih terbaik 1997 dan 2001, pelatih terbaik Bayern Munich sepanjang sejarah dan termasuk salah satu pelatih terbaik di Bundesliga sepanjang zaman.

Hingga pada 2008, Hitzfeld menolak tawaran untuk tetap di Allianz Arena dan memilih melatih timnas Swiss. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads