Raymond Domenech

Raymond Domenech

- Sepakbola
Selasa, 29 Des 2009 15:36 WIB
Raymond Domenech
Jakarta - Meski meloloskan Prancis ke final Piala Dunia 2006 dan menjadi pelatih pertama yang sukses meloloskan negaranya ke tiga turnamen besar dunia, Raymond Domenech juga menjadi pelatih yang sering dicerca di dalam sepakbola internasional.

Domenech dulunya adalah seorang pesepakbola yang beroperasi sebagai defender.Β  Sebagian besar karirnya dihabiskan di Lyon dan pernah memperkuat timnas Prancis sebanyak delapan kali sebelum menerima tawaran bermain dan sebagai manajer di tim divisi dua, Mulhouse pada 1984.

Dua musim menangani Mulhouse, Domenech membawa klub tersebut duduk di posisi dua klasemen akhir dan ranking tiga pada dua musim berikutnya. Hingga akhirnya ia bersedia memanajeri Lyon pada 1989 dan sukses membawa klub tersebut promosi ke divisi satu. Namun, Domenech lantas memutuskan mundur akibat gagal mengangkat performa tim yang buruk pada musim 1993-94.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama menganggur, pria kelahiran 24 Januari 1952 ini lantas melatih timnas Prancis U-21. Disini ia sukses besar dengan membawa anak asuhannya ke final Piala Eropa U-21, meski akhirnya kalah. Keberhasilannya tersebut membuatnya terpilih menggantikan Jacques Santini untuk melatih timnas senior Prancis untuk turnamen Euro 2004.

Di bawah asuhan Domenech, prestasi terbaik Prancis adalah tampil sebagai runner up Piala Dunia 2006 setelah dikalahkan Italia di final. Namun di Piala Eropa 2008 prancis justru menelan hasil memalukan. Les Blues blues menelan tiga kali kekalahan di fase grup sehingga tidak mampu lolos ke babak perempat final.

Setahun berselang, performa Prancis dibawah Domenech juga tak kunjung membaik. Prancis masih saja melakoni babak kualifikasi Piala Dunia 2010 dengan penampilan yang jauh dari kata memuaskan. 'Tim Ayam Jantan' bahkan nyaris tidak lolos ke Afrika Selatan karena hanya finis kedua di belakang Serbia.

Tiket ke Piala Dunia didapat melalui kemenangan kontroversial atas Republik Irlandia di pertandingan playoff. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads