Mesir meraih gelar juara Piala Afrikanya yang ketujuh setelah menundukkan Ghana dengan skor 1-0 dalam laga final yang dilangsungkan Minggu (31/1/2010) malam WIB. Keberhasilan tersebut membayar kegagalan mereka melangkah ke Arika Selatan 2010.
Meski bukan langganan Piala Dunia, terakhir berpartisipasi pada 1990, kegagalan Mesir lolos ke Piala Dunia 2010 dianggap sebuah kejutan. Itu terkait status mereka sebagai juara Piala Afrika tahun 2008 dan 2006.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uniknya, di Piala Afrika Mesir justru bisa menundukkan tim-tim yang sudah dapat tiket ke Piala Dunia. Di fase grup Nigeria dihantam dengan 3-1, skor yang sama tercipta di babak perempatfinal saat menghadapi Kamerun.
Kekalahan atas Aljazair di playoff Piala Dunia pun dibalas dengan sumpurna dengan kemenangan 4-0 pada babak semifinal. Dalam laga final, gantian Ghana yang dibuat tak berdaya usai dikalahkan dengan skor 1-0.
Negara kontestan Piala Dunia 2010 yang tidak sempat dihadapi Mesir di Piala Afrika 2010 hanya Pantai Gading. Tapi Didier Drogba dkk sudah ditaklukkan Aljazair di perempatfinal dengan kedudukan 3-2.
"Kami memenangi ini sebagai sebuah kebangkitan atas kegagalan di Piala Dunia," ungkap bek Wael Gomaa seperti dikutip dari Reuters.
Daya saing negara-negara Afrika di Piala Dunia 2010 mungkin akan meningkat jika Mesir bisa lolos ke Afrika Selatan. Tapi skuad besutan Hassan Shehata pastinya tak mau meratapi kegagalan berangkat ke Afrika Selatan karena mereka kini punya tropi juara Piala Afrika, kisah sukses yang menandai hat-trick juara di turnamen tersebut.
"Kami sudah mendapatkan apa yang pihak lain belum pernah rasakan. Ini adalah tim terbaik dalam sejakah (sepakbola Afrika)," seru pelatih Hassan Sheha.
(din/krs)











































