Perselisihan Kuranyi dengan Loew berawal pada Oktober 2008 ketika si pemain tidak diikutsertakan dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Rusia. Setelah menyaksikan setengah pertandingan, striker yang kini memperkuat Schalke ini marah dan meninggalkan stadion dan bahkan meninggalkan hotel tempat timnas Jerman menginap.
Kejadian ini jelas membuat Loew berang. Bahkan sang arsitek berjanji tidak akan pernah memanggil Kuranyi lagi selama dia masih menduduki kursi pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kans Kuranyi untuk mendapat tempat di skuad Jerman sebenarnya terbuka lebar. Apalagi performa striker 28 tahun ini sedang bagus dengan telah membuat 17 gol di Bundesliga. Berbeda dengan dua striker andalan Jerman lainnya seperti Miroslav Klose dan Lukas Podolski yang baru mencetak masing-masing dua gol saja.
Untuk itu, Beckebauer mendesak Loew untuk menerima kembali Kuranyi.
"Tim nasional bukan sebuah hubungan yang terjalin oleh beberapa orang saja," tulis Der Kaiser di kolom harian Bild yang dikutip Yahoosports. "Tim nasional milik kita semua. Kita ingin memenangi trofi Piala Dunia keempat di Afrika Selatan. Untuk itu, kita butuh semua pemain top, termasuk Kuranyi."
"Kata 'tidak' selalu mengganggu saya. Sebuah larangan seumur hidup untuk seorang pesepakbola? Saya selalu berpikir ini adalah hal yang terlalu berlebihan," pungkas pria 64 tahun itu.
(arp/arp)











































