Blatter 'Dukung' Qatar, Australia Incar 2018

Blatter 'Dukung' Qatar, Australia Incar 2018

- Sepakbola
Senin, 26 Apr 2010 17:08 WIB
Blatter Dukung Qatar, Australia Incar 2018
Sydney - Pernyataan terakhir presiden FIFA Sepp Blatter dianggap sebuah kesimpulan dini oleh Australia. Mereka pun memilih fokus bertarung untuk 2018 ketimbang jor-joran dalam bursa tuan rumah Piala Dunia 2022.

Baru-baru ini Blatter menilai "dunia Arab sudah pantas menggelar Piala Dunia". Itu ia kemukakan saat mengunjungi Doha, Qatar, yang sedang berkampanye menghajat Piala Dunia 2022.

Walaupun tidak secara eksplisit mendukung Qatar, dan mengatakan bahwa prosesnya masih sangat lama, tapi Australia mengambil sikap antisipatif, sebagaimana mereka mengajukan pencalonan tuan rumah untuk 2018 dan 2002.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Federasi Sepakbola Australia, Frank Lowy, menggunakan kalimat "apa yang sudah kita tahu" terkait pernyataan "dukungan" Blatter pada Qatar tersebut.

"Ini event olahraga terbesar di planet bumi, dan komentar-komentar dia memberi tahu kita apa yang sudah kita ketahui," cetus Lowy dikutip Reuters.

"Itu makin menguatkan pentingnya pengajuan terbaik yang bisa kami lakukan, serta kebutuhan pada dukungan negara. Kami takkan menganggap enteng kompetisi ini karena setiap negara punya mandat yang kuat. Tapi saya sangat yakin Australia sedang dalam posisi untuk membuat pencalonan yang terkuat."

Hanya Korea Selatan dan Qatar yang khusus mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Adapun tujuh negara lain mengajukannya untuk dua edisi, 2018 dan 2022, yaitu Australia, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Rusia, Spanyol-Portugal dan Belgia-Belanda.
(a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads