Insiden itu terjadi saat Sevila mengalahkan Atletico Madrid 3-1 di Ramon Sanchez Pijuan,Minggu (2/5/2010) dinihari WIB. Fabiano memang mencetak gol pembuka pada laga itu namun ia hanya mampu bermain 40 menit.
Saat berjalan menuju bench diberitakan Fabiano berjalan tertatih-tatih menahan rasa sakit pada engkel kaki kanannya. Hal yang ditakutkan pun menyeruak seketika di kubu Sevilla mengingat striker andalannya itu musim ini banyak menepi karena cedera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku akan kembali sebelum akhir pekan esok. Awalnya aku sangat taku karena aku merasa sangat kesakitan, tapi kini aku merasa lebih baik," papar Fabiano di situs resmi klub.
"Aku pastikan aku akan siap untuk final Piala Raja. Aku akan mencoba untuk siap saat bertandang ke Barcelona minggu depan. Aku akan melaksanakan tes lanjutan Senin besok, namun saat ini aku merasa baik-baik saja kok," sambungnya.
Ya Fabiano tak hanya dibutuhkan Sevilla guna melakoni tiga laga sisa untuk merebut tiket Liga Champions serta partai puncak Copa Del Rey kontra Atletico 19 Mei. Tapi 'Tim Samba' pun juga sangat mengandalkan Fabiano di lini depan.
Semasa kualifikasi PD 2010 dan juga Piala Konfederasi, Fabiano menjelma jadi predator ulung di lini depan Brasil. Indikasi mudahnya adalah ia menjadi topskorer kedua even tersebut dengan raihan total 15 gol.
Apalagi Brasil di Afrika Selatan akan tergabung di Grup G yang terhitung berat bersama Portugal, Pantai Gading dan Korea Utara.
(mrp/arp)











































