Yunani Ingin Hapus Kenangan Buruk

Yunani Ingin Hapus Kenangan Buruk

- Sepakbola
Selasa, 18 Mei 2010 12:40 WIB
Yunani Ingin Hapus Kenangan Buruk
Athena - Tahun 1994, Yunani untuk kali pertama dalam sejarahnya lolos ke Piala Dunia, tapi hasilnya mengecewakan. Dua windu berselang, mereka kembali dengan mimpi menghapus kenangan buruk itu.

Di Amerika Serikat, Yunani bisa dibilang hancur-hancuran. Mereka kalah di tiga pertandingan grup dari Nigeria, Argentina dan Bulgaria. Hellas kebobolan 10 gol dan tidak mencetak satu pun gol.

Tapi itu dulu. Yunani di era 2000-an adalah tim yang berbeda. Semuanya dimulai di Euro 2004 di Portugal. Secara mengejutkan, di bawah asuhan pelatih veteran Otto Rehhagel, Yunani keluar sebagai juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah tidak lolos ke Piala Dunia 2006, Yunani berhasil masuk ke putaran final dua turnamen besar berikutnya, yakni Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010.

Di Afrika Selatan 2010 --penampilan kedua negeri mitologi itu di Piala Dunia--, Yunani bertekad tampil tidak memalukan seperti yang mereka alami 16 tahun lalu.

"Tujuan kami adalah tampil baik di Afrika Selatan. Tapi bila kami bisa meraih hasil bagus di pertandingan pertama atau kedua, maka pintu (ke 16 Besar) terbuka," ujar gelandang Yunani Sotiris Ninis seperti dikutip Reuters.

Ninis, masih 20 tahun, adalah salah satu andalan Yunani kelak. Ia dan pemain muda lain seperti Sokratis Papastathopoulos akan bahu membahu dengan pemain-pemain senior seperti Kostas Karsouranis atau Giorgos Karagounis untuk mengangkat prestasi Hellas.

Karagounis, salah satu pemain yang turut berjasa membawa Yunani menjuarai Euro 2004, juga berniat untuk menunjukkan jati diri mereka sebagai tim kuat setelah gagal di Euro 2008 silam.

"Saya optimistis. Jika kami tetap berada dalam kondisi bagus, maka kami akan bermain baik di Piala Dunia," ujar gelandang yang kini membela Panathinaikos itu. "Kami telah bersiap dengan bagus dan punya apapun yang kami butuhkan; mulai dari pelatih sampai ke fisioterapis."

Di Afsel, kembali akan bertemu dengan Argentina dan Nigeria; sama seperti di Amerika Serikat tahun 1994. Selain dua negara tangguh itu, Hellas juga harus menghadapi Korea Selatan.


(arp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads