Alasan Adhyaksa menjagokan Jerman terletak pada kolektivitas tim. Ia berpendapat, Jerman masih bisa berbicara banyak kendati kini tak diperkuat salah satu bintangnya, Michael Ballack.
"Saya menjagokan Jerman dari dulu. Jerman itu seperti panser dan nggak mengandalkan orang per orang. Tapi mereka team work-nya. Nggak cuma Ballack saja," ujarnya kepada detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, kalau Jerman melaju ke final, siapa menurutnya yang bakal jadi lawan? Adhyaksa tak punya jawaban untuk ini. Malahan ia menyebut, dirinya berharap timnas Indonesia yang sampai ke final.
"Saya pengennya sih Indonesia, tapi Indonesia kan nggak masuk," ucapnya santai.
(roz/a2s)











































