Kekalahan 0-2 dari Korsel di laga Piala Dunia, Sabtu (12/6/2010) malam WIB memperpanjang rekor buruk Yunani di turnamen internasional.
Sebelumnya mereka sudah kalah sepuluh dari 12 laga di turnamen internasional, hanya memasukkan dua gol dan kebobolan 23. Demikian data yang detiksport kutip dari Opta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua gol yang dikemas anak asuh Huh Jung-moo di awal setiap babak menjadi penyebab utama keruntuhan Yunani. "Kami kebobolan gol cepat dan hal tersebut mengejutkan kami dan membuat kami terlempar dari permainan," ujar gelandang Alxandros Tziolis seperti dilansir dari AP.
Yunani mengakui bahwa mereka tampil buruk ketika menghadapi Park Ji Sung dkk. "Menurut saya ini merupakan hasil yang fair. Kami tak bermain bagus. Kami hanya punya pilihan sedikit," ujar Tziolis.
Sementara itu pelatih Otto Rehhagel menyoroti kinerja barisan belakangnya. "Ada 18 orang di kotak penalti dan ketika ada umpan silang yang tajam, apa pun bisa terjadi ketika pemain bertahan tidak segera membuang bola," tukas pelatih Yunani itu merujuk pada terjadinya gol pertama Korsel.
Kekalahan ini membuat Yunani dibayangi kisah kelam di Piala Dunia 1994, di mana mereka tersingkir dari babak penyisihan grup tanpa mampu mencetak gol. (nar/roz)











































