Pada pertandingan pertama Afrika Selatan versus Meksiko hari Jumat (11/6/2010) lalu, pertunjukan di Blitx Megaplex Grand Indonesia terlambat sekitar 10 menit. Sudahpun begitu kualitas gambar tidak memuaskan.
Untuk mengurangi kekecewaan penonton yang telah membeli tiket dan masuk studio, pihak Blitz kemudian memberi compliment ticket yang bia digunakan kapan saja sebagai kompensasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini tentu saja membuat pembeli tiket gusar. Mereka yang telah terlanjur membeli tiket sehargaRp 65 ribu (termasuk snack+drink) melewatkan aksi Lionel Messi dkk.
Pihak Blitz memang mengajukan opsi refund sebagai bentuk pertanggungjawaban, namun hal itu tidak serta merta mengobati kekecewaan.
"Bukan masalah uangnya, tapi waktu. Kita memilih menonton Piala Dunia di sini dan sekarang kita melewatkan pertandingan empat tahun sekali," ujar salah satu pengunjung yang kecewa kepada detiksport.
Pihak Blitz sendiri belum mengeluarkan statement resmi mengenai gangguan yang mereka alami. Ketika dihubungi, manajemen Blitz hanya berujar bahwa telah terjadi masalah teknis dari pusat mal Grand Indonesia.
"Itu terjadi karena ada masalah teknis dari pusat mal Grand Indonesia. Bukan hanya kami, tapi satu mal seperti kafe-kafe juga kena (dampaknya)," ujar Head of Marketing Blitz Megaplex, Infany Suryadji, ketika dihubungi detiksport via telepon.
Infany kemudian menjamin insiden itu tidak terjadi lagi. Blitz Megaplex direncanakan menggelar "film" siaran langsung pertandingan Piala Dunia 2010 sampai final.
(a2s/a2s)











































