Elia melakoni debutnya di Piala Dunia dengan nilai plus. Diturunkan di pertengahan babak kedua sebagai pengganti Rafael van der Vaart, pemain berusia 23 tahun itu memberi kreasi serangan yang lebih tajam pada skuad "Oranye".
Beberapa kali kecepatan dan penetrasinya membuat lini belakang Denmark pontang-panting. Bahkan gol kedua Belanda yang dicetak Dirk Kuyt adalah berkat kontribusinya. Tembakan dia melewati kiper Thomas Sorensen, membentur tiang gawang, lalu di-rebound Kuyt.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kesan awal yang baik, Elia membuat pelatih Bert van Marwijk memiliki lebih banyak opsi penyerangan. Ia bisa saja memainkan peran Arjen Robben yang masih cedera. Apalagi pemain Hamburg SV itu dinilai punya ketenangan menyerupai Robben.
"Saya tidak merasa gugup dan tidak pernah. Itu bagus karena saya bisa memberikan lebih," tukasnya.
Elia kini berharap Van Marwijk mulai lebih memperhitungkan dirinya. Bahkan kalau mungkin ia dijadikan starter di pertandingan selanjutnya.
"Sya hanya berharap bisa mendapat kesempatan lagi di pertandingan selanjutnya. Sangat sempurna jika saya bisa memulainya dari menit pertama."
(a2s/arp)











































