Kemarin Anelka secara mengejutkan dikeluarkan dari tim karena diberitakan memaki Raymond Damonech saat laga Prancis kontra Meksiko. Meski dalam perkembangannya Anelka menolak meminta maaf karena tak merasa melakukannya.
Lalu giliran Evra yang berkomentar mengenai adanya pengkhianat di tubuh tim 'Ayam Jantan'. Kini kabar baru mengenai perseteruan kembali terjadi dan Evra yang giliran menjadi pelakunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat insiden itu para pemain pun menghentikan sesi latihan itu dan masuk ke dalam bus. Kekisruhan yang terjadi itu pun membuat Jean-Louis Valentin yang menduduki jabatan direktur teknik FFF (Federasi Sepakbola Prancis) pun langsung menyatakan pengunduran dirinya.
"Ini adalah skandal untuk Prancis, untuk para anak-anak muda di sini. Ini adalah skandal federasi dan tim Prancis. Mereka tidak mau berlatih dan itu tidak bisa diterima," seru Valentin seperti dilansir ESPN.
"Bagiku ini sudah usai. Aku keluar dari federasi ini. Aku merasa kecewa dan malu," sambungnya
Apa yang terjadi ini tentunya makin menambah citra buruk Prancis di mata persepakbolaan dunia saja. Belum usai penampilan buruk di kualifikasi dan lolos dengan cara kontroversial pula, juara dunia 1998 itu terancam tak lolos dari fase grup.
Kemenangan atas Afrika Selatan di laga pamungkas Grup A tak banyak menolong andaikan partai Meksiko kontra Uruguay berakhir imbang. Nasibmu oh Prancis!===*berikan pendapat anda mengenai kondisi tim Prancis sekarang di sini (mrp/nar)











































