Sesungguhnya, Palermo bukan orang baru bagi skuad Argentina. Di masa lalu, dirinya cukup sering keluar-masuk tim nasional, namun tak satu kali pun ia dipanggil untuk membela negaranya di Piala Dunia.
Barulah di usia yang sudah uzur; 36 tahun, dirinya dipanggil memperkuat Argentina. Dan jadilah Piala Dunia 2010 ini menjadi Piala Dunia pertama sepanjang karirnya. Palermo jelas senang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran jika akhirnya Palermo menyebut dirinya berada di tengah kepungan "Monster".
"Masalahnya di sini adalah kita tengah membicarakan tim yang dijejali bintang. Saya dikepung oleh Monster-Monster!" Candanya kepada Ole sebelum laga melawan Yunani.
"Diego (Maradona) yang akan memutuskan kapan saya masuk lapangan, dan itu pastinya dengan melihat kebutuhan tim. Saya sudah cukup senang melihat tempat saya berada saat ini," lanjut striker berjuluk El Loco ini.
Tapi Maradona akhirnya memberikan kesempatan untuknya. Palermo dimasukkan ke lapangan--menggantikan Milito--ketika laga memasuki menit 80. Sembilan menit setelahnya, keberuntungan datang untuknya.
Bola sepakan Messi mentah ditepis kiper Alexandros Tzorvas dan jatuh ke hadapannya. Tanpa basa-basi, ia langsung menceploskan bola ke dalam gawang. Itulah gol pertamanya di Piala Dunia dalam debutnya juga di Piala Dunia.
(roz/key)











































