Kekalahan 0-4 dari Jerman di partai pembuka tentunya menjadi hasil yang di luar dugaan. Di saat duel tim-tim lain masih berimbang, Australia malah terlihat loyo dan tanpa perlawanan.
Di laga kedua melawan Ghana permainan Australia sedikit membaik meski pun tak menang. Bermain dengan 10 orang sejak babak pertama mereka mampu mengimbangi Ghana 1-1. Alhasil satu poin dari dua laga serta defisit gol minus empat menyulitkan langkah anak asuh Pim Verbeek itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laga pamungkas kontra Serbia, Australia hampir melakukan comeback. Hingga menit ke-80 Australia unggul 2-0 dan jika mampu menambah dua gol lagi maka 'Tim Kanguru' lah yang lolos ke perdelapanfinal menemani Jerman.
Tapi sayangnya gol Marko Pantelic membuyarkan harapan Australia. Hingga laga berakhir skor tetap 2-1 dan Australia harus puas finis di urutan ketiga dengan empat poin, kalah selisih gol dari Ghana yang menghuni urutan kedua.
Tim Cahill dkk gagal mengulangi prestasi empat tahun lalu di mana tim yang diasuh Guus Hiddink saat itu melaju ke babak 16 besar sebelum dikalahkan Italia lewat penalti kontroversial di penghujung laga.
"Hasil yang luar biasa hari ini, performa hebat kami tunjukkan lagi namun kami gagal ke 16 besar... Saya kecewa," aku Verbeek.
"Namun saya sangat bangga dengan para pemainku dan dukungan yang luar biasa dari para fans," tutupnya.
(mrp/key)











































