Belanda memang terkenal sebagai negeri penghasil dan pecinta karavan.Setidaknya sebanyak 20.000 karavan terjual setiap tahunnya. Kebiasaan para Hollanders-panggilan akrab untuk suporter Belanda-adalah berkemah dengan karavan mereka.
Setidaknya pada Piala Dunia kali ini, selain total football, Belanda memberi warna sendiri di Afrika dengan camping ala Hollanders. Ketika ditanya mengenai mengapa mereka memilih karavan ketimbang tinggal di hotel, alasan mereka sederhana; murah dan tidak repot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya juga menambahkan bahwa dengan berkemah dapat menghemat banyak uang sekaligus menyalurkan kecintaan mereka.
"Kami tidak murahan tapi jika kami bisa menghemat uang, kami akan lakukan. Jelas camping lebih murah."
Jumlah turis Belanda yang berkemah dengan karavan pun kini mencapai 800 karavan. Dan pertandingan terakhir grup E melawan Kamerun Jumat (25/6) dini hari menjadi semakin semarak dengan total 30.000 Hollanders berkumpul di Cape Town sambil menari dan bernyanyi lagu-lagu Belanda sepanjang hari.
Mereka ingin merayakan partai terakhir bagi Giovanni van Bronckhorst dkk sebelum maju ke babak 16 besar.
"Atmosfir disini (Cape Town) sangat fantastis. Semua warga Belanda berkumpul dan konvoi di sekitar stadion. Tidak ada yang peduli bagaimana penampilanmu, semua sangat santai," ujar seorang karyawan penerbangan, Laurent Lebouille yang berkemah dengan tiga temannya.
Jadi, ingin mencoba camping ala Hollanders? (key/key)











































