Beckenbauer mengkritik hasil imbang yang diraih Inggris saat menghadapi Amerika Serikat dan Aljazair. Menurutnya, itu memperliahatkan bahwa The Three Lions telah kembali ke gaya sepakbola tua mereka, "kick and rush".
Ia menambahkan, mereka terlihat lelah dan terbakar setelah berhadapan dengan Slovenia, yang membuat mereka akhirnya lolos ke babak 16 besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum adu argumen berkepanjangan, sosok besar yang dijuluki "Kaisar" itu memilih menghentikan psywar tersebut dan meminta maaf kepada publik.
"Saya meminta maaf karena saya menyukai Inggris dan sepakbola Inggris," ungkapnya dikutip AFP. "Reaksi saya saat itu karena saya merasa kecewa (penampilan Inggris) dan mungkin sedang bad mood."
Ia kemudian memberi pernyataan tak kalah menarik menjelang pertarungan negaranya, Jerman, melawan Inggris di babak perdelapan final hari Minggu besok.
"Bagi para pendukung, saya harap berbahagia, berimbang, perpanjangan waktu, kemudian adu penalti," tukasnya. Tapi di akhir prediksi itu ia mengatakan, "Dan kemudian, Jerman yang menang. Maaf."
(a2s/a2s)











































