Siapa yang meragukan ketajaman seorang Rooney? Musim lalu, bomber MU tersebut tampil luar biasa. Pemain berusia 24 tahun ini telah menyumbang 34 gol untuk timnya dan membuat dia menjadi salah satu pemain tersubur di Inggris dan Eropa.
Di babak kualifikasi Piala Dunia, peran Rooney tidak terbantahkan lagi. Pemain berbadan gempal ini telah membuat sembilan gol dari 10 laganya dan meloloskan Inggris ke putaran final dengan catatan meyakinkan: sembilan kali menang dan hanya satu kali kalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan ada yang mengatakan Rooney berpeluang menjadi pemain terbaik dunia. Jika saja dia bisa mempertahankan performanya dan membawa Inggris juara.
Namun apa yang terjadi? penampilan gemilangnya itu sama sekali tak tampak. Ketajaman Rooney sepertinya langsung menghilang setelah si pemain didera masalah pada engkelnya beberapa waktu silam.
Terakhir kali Rooney mencetak gol di babak perempatfinal pertama Liga Champions melawan Bayern Muenchen. Sedangkan bersama tim Inggris, Rooney terakhir kali menyumbang gol saat Inggris menang atas Kroasia di babak kualifikasi, akhir 2009 silam.
Terkait soal kemandulannya mencetak gol, Rooney pernah membela diri. Ayah satu anak ini mengatakan bahwa dirinya tengah menabung gol untuk Inggris di Piala Dunia 2010.
Sayangnya ucapan tersebut tidak pernah terbukti. Langkah Inggris terhenti di perdelapanfinal usai dibantai Jerman dengan skor mencolok 1-4. Permainan Rooney di laga itu juga tidak istimewa. Ia terlihat tidak nyetel dengan tim di babak pertama meski tampil sedikit lebih baik di babak kedua.
Tetapi Inggris toh tetap kalah. Dan hal itu membuat torehan gol-nya buat Inggris praktis tertahan di angka 25 dengan tanpa mencetak satu gol pun di turnamen ini.
Kenyataan ini seakan 'mempertajam' rekornya di turnamen Piala Dunia yang baru dua kali diikutinya itu. Di mana Rooney juga gagal membuat satu gol pun di turnamen yang sama empat tahun lalu di Jerman.
(a2s/key)











































