Dari lima negara Amerika Selatan yang lolos ke Piala Dunia 2010, termasuk Uruguay yang masuk dari jalur playoff melawan tim peringkat ketiga CONCACAF, Kosta Rika, semuanya lolos dari fase grup.
Brasil, Uruguay, Paraguay dan Argentina bahkan menjadi juara di grupnya masing-masing. Pengecualian berlaku pada Chile yang menjadi runner up di Grup H -- cuma kalah selisih gol dari juara Eropa 2008, Spanyol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eropa? Harapan mereka tinggal bersandar pada Spanyol, Jerman dan Belanda, yang lolos ke babak delapan besar setelah menyingkirkan tiga "rekannya", yakni Portugal, Inggris dan Slovakia.
Satu perempatfinalis lain adalah Ghana, yang notabene merupakan satu-satunya negara Afrika yang mampu melewati babak grup di turnamen di benua mereka ini.
Dua wakil Asia yang masuk putaran grup, Jepang dan Korea Selatan, sudah masuk kotak. Begitu pula dengan Amerika Serikat dan Meksiko yang mewakili zona CONCACAF.
Nah, jika membicarakan dominasi Latin, ada sebuah skenario yang memungkinkan keempat wakil tersisanya itu saling bertemu di babak semifinal dan final. Jika Uruguay mampu mengalahkan Ghana, maka Diego Forlan dkk bakal bertemu Brasil apabila berhasil mengatasi Belanda.
Di jalur lain, seumpama Argentina sanggup melewati Jerman dan Paraguay bisa menjungkalkan Spanyol, maka skenario di atas menjadi keniscayaan. (Lihat bagan babak knockout di sini)
Tapi, sebagaimana falsafah bola itu bundar, apapun bisa saja terjadi, termasuk mungkin saja justru tidak ada satu pun wakil Latin yang memenangi babak perempatfinal. Kita tunggu saja.
(a2s/krs)











































