Meski sempat diragukan, nyatanya Argentina menunjukkan penampilan impresif selama berlaga di Piala Dunia. Juara dunia dua kali tersebut tercatat memenangi seluruh partai di fase grup dan sukses melewati Meksiko untuk menjejak babak 8 Besar.
Berbeda dengan Jerman yang kurang sempurna. Usai memenangi dua laga di babak grup, Der Panzer malah menyerah dari Serbia meski akhirnya lolos menyakinkan ke perempatfinal dengan menghempaskan Inggris dengan skor telak 4-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maradona adalah fenomena dan seorang idola. Tim dia bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan kebanggaan, mereka akan sukar dikalahkan."
Pertemuan kedua tim kali ini merupakan re-match di babak perempatfinal Piala Dunia 2006. Kala itu Die Mannschaft berhasil menyingkirkan Argentina lewat adu penalti.
"Kami memiliki sejumlah pemain di tim yang pernah menghadapi mereka di 2006, itu merupakan pertandingan dengan tensi tinggi. Kami harus minim kesalahan menghadapi mereka atau mereka bisa menghukum kali dengan kesalahan yang kami buat," demikian Loew.
(nar/arp)











































