Beberapa kali Jagger terlihat nonton langsung partai Piala Dunia 2010. Dua tim yang dia dukung di awal turnamen adalah AS dan Inggris sehingga pada laga yang melibatkan kedua tim itulah dia kadang menyempatkan diri nonton langsung.
"Aku diundang untuk melihat partai AS (lawan Ghana di 16 besar). Aku punya banyak kerabat jauh di AS, jadi mereka bilang, 'Pergilah!' Tapi jaraknya jauh juga ya, aku tak sadar sebegitu jauhnya! Namun, rasanya menyenangkan, aku menikmatinya, itu partai bagus. Sayangnya AS kalah walau mereka main cukup bagus," aku Jagger kepada FIFA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inggris dan AS kini sama-sama sudah tersingkir dari Piala Dunia 2010. Inggris disungkurkan Jerman sementara AS ditendang Ghana. Akibatnya Jagger yang mendapat gelar Sir tujuh tahun silam itu pun mengarahkan dukungan ke tim lain.
"Well, putraku kan separuh Brasil, dia tergila-gila dengan sepakbola, seperti kebanyakan orang Brasil," ucap Jagger merujuk kepada Lucas Jagger, anak termuda yang lahir dari rahim salah satu istrinya, itu.
Meski begitu, hati Jagger tampak tak sepenuhnya mendukung Brasil. Menyimak perhelatan Piala Dunia 2010 sedari awal, musisi yang melejit saat jadi leadman band The Rolling Stones tersebut punya jagoan lain.
"Argentina. Aku pikir mereka punya kemampuan bikin gol luar biasa. Dengan (Carlos) Tevez, Anda bisa melihat betapa bagusnya mereka saat melawan Meksiko (di 16 besar), jadi aku pikir mereka impresif," lugas Jagger.
(krs/mrp)










































