Sneijder Bantah Hina Dunga dan Maradona

Sneijder Bantah Hina Dunga dan Maradona

- Sepakbola
Selasa, 06 Jul 2010 03:15 WIB
Sneijder Bantah Hina Dunga dan Maradona
Cape Town - Wesley Sneijder diberitakan telah menyebut Carlos Dunga dan Diego Maradona sebagai idiot. Pemain Belanda itu membantah dan telah melakukan klarifikasi. Seperti apa kejadiannya?

Ketika masih bermain, Diego Maradona dan Carlos Dunga berhasil membawa negaranya menjadi raja dunia sekaligus membawa Argentina dan juga Brasil sebagai salah satu negara yang ditakuti.

Setelah pensiun sebagai pemain, Maradona dan Dunga kembali mencoba untuk mengharumkan nama bangsanya. Masih dari sepakbola, kini keduanya berperan sebagai pelatih negara masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Baik Tango mau pun Samba harus berhenti di babak perempatfinal. Argentina dibantai oleh Jerman 0-4, sementara Brasil dibekap Belanda 1-2.

Pasca kekalahan itu, baik Maradona mau pun Dunga ada dalam sorotan. Maradona masih menunggu nasib, sementara Dunga sudah dipecat.

Menurut gelandang Belanda Wesley Sneijder, dua pelatih itu hanya membawa kepanikan dalam tim. Pemain Inter Milan itu pun membandingkan duo Amerika Selatan itu dengan pelatih timnas Belanda Bert Van Marwijk.

"Sungguh luar biasa bagi kami memiliki seorang pemimpin tim yang memberikan rasa tenang, bukan rasa panik. Setelah babak pertama yang berat melawan Brasil, kami mampu menjaga agar tetap tenang," lugas Sneijder dalam wawancaranya dengan majalah Belanda Helden, dilansir dari Football-Italia.

"Saya lebih memilih untuk dipimpin seorang seperti Van Marwijk daripada duo idiot macam Maradona dan Dunga," lugas eks Ajax Amsterdam itu.

"Van Marwijk mengingatkan saya kepada Jose Mourinho. Selama menangani Inter Milan, Jose selalu bisa memberikan kami rasa percaya diri yang tinggi," pungkas dia.Β 

Sebuah kata-kata yang bakal memancing reaksi tentunya.

Namun sebelum tanggapan keras muncul, Sneijder langsung memberikan klarifikasi. Diberitakan Yahoosports, pemain kelahiran 26 Januari 1984 itu membantah telah menyebut Maradona dan Dunga idiot.

"Terjadi kesalahan besar dalam transkrip wawancara dan juga sejumlah terjemahan dari komentar saya. Dalam wawancara itu, saya tidak pernah menunjuk langsung pada Maradona dan Dunga, dua pelatih yang begitu saya hormati karena kinerja mereka selama ini."

"Dalam wawancara itu saya hanya bicara tentang perbedaan di antara pelatih-pelatih yang ada, di mana masing-masing dari mereka tidak bisa disejajarkan atau disamakan. Saya menyesal karena selanjutnya telah terjadi kesalahpahaman," ujar Sneijder.

Klarifikasi juga sudah dilakukan oleh persatuan sepakbola Belanda KNVB. Sementara itu majalah Helden juga telah menghapus kata "idiot" dari berita yang terpampang di situs mereka.

(nar/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads