Forlan Lesu, Pahit Terasa

Forlan Lesu, Pahit Terasa

- Sepakbola
Rabu, 07 Jul 2010 12:08 WIB
Forlan Lesu, Pahit Terasa
Cape Town - Terkesan mengejutkan ketika Diego Forlan ditarik dari lapangan di menit-menit terakhir pertandingan melawan Belanda. Rupanya si pemain sendiri yang mengambil "keputusan" tersebut. Kenapa?

Forlan harus diakui menjadi pilar terbaik Uruguay di Afrika Selatan 2010. Kapten kedua setelah Diego Lugano ini bahkan layak dikategorikan sebagai salah satu bintang yang bersinar di Piala Dunia tahun ini.

Ia sudah mencetak empat gol, satu yang terakhir dibuat untuk menghidupkan asa Uruguay saat tertinggal 0-1 dari Belanda di pertandingan babak semifinal tadi malam. Sayang buat La Celeste, "Singa Oranye" mencetak gol lebih banyak lagi dan akhirnya menang 3-2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di menit 83, saat Uruguay tertinggal 1-3, Forlan digantikan Sebastian Fernandez. Walaupun dalam situasi krusial, penyerang Atletico Madrid itu tidak tampak kesal. Ia tetap merespons sambutan pelatih Oscar Tabarez di areal bench. Hanya saja wajahnya memang tidak "cerah".

Gerangan apa, Forlan?

Rupanya dia tidak sedang fit dalam melokoni pertandingan itu. Pahanya bermasalah dan itu sudah terjadi sebelum pertandingan. "Saat mulai, saya merasakan sedikit nyeri. Seterusnya semakin sakit," ungkap pemain berusia 31 tahun itu.

Pelatihnya membenarkan hal itu, dan itu sebabnya mereka "sepakat" melakukan pergantian. "Ia tidak fit. Tidak berat sih, tapi jelas terlihat, terutama di menit-menit terakhir bahwa dia tidak 100 persen," ujar Tabarez.

"Sejujurnya, pahit kurasakan," tutur Forlan lagi, kepada harian El Pais. "Ada pertandingan yang lebih sulit dari ini."

"Secara pribadi aku merasa tidak berguna karena tidak dalam kondisi fisik yang cukup bagus untuk tampil yang terbaik. Secara kolektif, aku rasa tim ini sudah sangat baik. Yang merugikan kami adalah gol kedua dan ketiga mereka dalam selang empat menit."

"Aku tidak banyak berkontribusi lagi, makanya lebih baik masuk pemain lain. Aku sudah kelelahan," imbuh Forlan, yang berharap bisa bugar lagi dalam tiga hari ke depan karena ingin menuntaskan Piala Dunia di pertandingan perebutan tempat ketiga.

"Meski kalah, kami semua merasa bangga," pungkasnya.
(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads