"Memori terkuat saya adalah ketika Brasil mengalahkan Jerman di final dan jadi juara dunia di Korea-Jepang di tahun 2002," ujarnya kepada FIFA TV.
"Saya menonton pertandingan itu di rumah paman saya. Kemenangan itu berdampak besar buat kehidupan saya," tambah Moura, yang berarti saat itu masih berumur 10 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, tidak demikian di timnas Brasil. Walaupun sudah memiliki 31 caps, tapi ia masih harus bekerja keras untuk dijadikan pemain inti oleh pelatih Luiz Felipe Scolari. Di Piala Konfederasi 2013 misalnya, ia hanya dimainkan dua kali sebagai pemain pengganti, dengan total durasi 30 menit.
Dari lima pertandingan terakhir Brasil yang menyertakan nama Moura di dalamnya, ia hanya menjadi starter saat melawan Zambia. Tiga lainnya ia lakoni dari bangku cadangan, dan satu sisanya tidak turun semenit pun.
(a2s/cas)











































