Mandzukic ikut berperan dalam menentukan kemenangan 4-0 Kroasia atas Kamerun, Kamis (19/6/2014) pagi WIB. Penyerang 28 tahun tersebut mencetak dua gol di laga tersebut dan ditunjuk FIFA jadi Man of The Match.
Hasil itu sendiri membuat Kroasia kembali membuka peluang lolos--sekaligus memastikan Kamerun masuk kotak--setelah di laga pertama, yang dimainkan tanpa Mandzukic akibat skorsing, kalah 1-3 dari tuan rumah Brasil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fakta bahwa ia mencetak dua gol memperlihatkan betapa penting dirinya buat tim ini dan performa macam apa yang bisa diharapkan tim darinya," tuturnya memuji.
Tampil selama 93 menit dan 12 detik di atas lapangan, kontribusi Mandzukic untuk Kroasia dalam laga debutnya di putaran final Piala Dunia itu memang terbilang besar.
Menurut statistik Castrol-FIFA, pemain berpostur 187cm/84kg itu membuat total empat shot sepanjang laga, masing-masing satu tembakan di babak pertama dan tiga tembakan di babak kedua--di mana dua di antaranya jadi gol.
Dari tiga tekel mendapatkan bola yang dilakukan Kroasia sepanjang laga, satu di antaranya dilakukan oleh Mandzukic. Sementara di sisi lain timnya dua kali kehilangan bola akibat mendapat tekel, sedangkan pemain klub Bayern Munich itu justru tak pernah kecurian setelah ditekel pemain lawan.
Sepanjang permainan kerja keras Mandzukic juga diperlihatkan dengan menempuh jarak total 9.894 meter di atas lapangan. Timnya mencatat rata-rata 8.749 meter.
Saking krusialnya, Kovac sampai tidak segan memberi indikasi bahwa hasil di laga lawan Brasil sebelum ini bisa tidak sama jika saat itu Mandzukic bisa tampil. "Yang pasti dengan pemain seperti Mario (hasil) semacam ini akan terlihat berbeda."
Kini Kroasia menempati posisi tiga Grup A dengan 3 poin, membayangi Meksiko dan Brasil yang sama-sama punya 4 poin. Vatreni akan berhadapan dengan Meksiko dalam laga penentu di Arena Pernambuco, Recife, pada 23 Juni. Kemenangan atas El Tri akan memastikan langkah Kroasia ke babak berikutnya.
"Kami tahu apa yang menunggu kami di laga Meksiko nanti. Inilah final buat kami. (Mereka) Sebuah tim yang amat bagus, bahkan luar biasa, amat agresif, penuh energi... mereka sanggup mengancam Brasil," nilai Kovac.
(krs/rin)











































