Carlos Queiroz kecewa bukan main dengan kekalahan 0-1 yang ditelan Iran ketika berhadapan dengan Argentina. Seraya memuji Lionel Messi, dia juga mengritik kepemimpinan wasit Milorad Mazic.
Queiroz menilai bahwa wasit asal Serbia tersebut lalai dalam membuat keputusan ketika gelandang Iran, Ashkan Dejagah, berbenturan dengan Pablo Zabaleta di awal-awal babak kedua.
Dejagah dan para pemain Iran kompak menilai bahwa Mazic seharusnya memberi mereka penalti. Namun, Mazic menilai bahwa kaki Zabaleta lebih dulu mengenai bola sebelum berbenturan dengan Dejagah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Argentina yang tampil menekan sejak awal pertandingan kesulitan menembus pertahanan Iran. Sampai kemudian Messi melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti pada injury time babak kedua.
Gol Messi itu membuat 'Tim Tango' meraih kemenangan 1-0 dan mengantarkan Argentina lolos dari fase grup.
Dari catatan statistik, Argentina punya 19 attempts sepanjang pertandingan, di mana sembilan di antaranya tepat sasaran. Sementara, Iran punya 8 attempts dengan empat di antaranya tepat sasaran.
Dominasi Argentina juga terlihat dari persentase penguasaan bola, yakni 70%, dan jumlah operan mereka. Situs resmi FIFA mencatat bahwa pemain-pemain Argentina melepaskan 510 passing sukses. Sementara pemain-pemain Iran hanya menghasilkan 136 passing sukses.
(roz/raw)











































