Butuh kemenangan setelah dibantai 0-4 oleh Jerman di laga perdana, Portugal sebenarnya memulai laga di Manaus, Senin (23/6) pagi WIB, saat Nani bawa mereka unggul di menit kelima.
Tapi setelah itu permainan Selecao Das Quinas tak berkembang dan mereka lebih banyak ditekan oleh AS. Sampai di pertengahan babak kedua tepatnya di menit 60 Clint Dempsey membawa 'Negeri Paman Sam' samakan skor sebelum Jermaine Jones balik bawa timnya unggul 2-1 di menit ke-80.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil ini membuat Portugal tetap berada di posisi terbawah grup dengan satu poin, sama dengan Ghana yang punya selisih gol lebih baik (-1 berbanding -4).
Portugal dan Ghana akan "saling bunuh" di partai terakhir grup ini demi menentukan siapa saja yang lolos. Hal yang sama juga berlaku untuk Jerman dan AS.
Namun dengan kondisi saat ini, jelas Jerman dan AS punya peluang lebih besar mengingat hasil imbang akan mengantar keduanya lolos ke babak 16 besar, apapun hasil dari laga Portugal dan Ghana.
Sementara Portugal butuh kemenangan besar untuk lolos sambil berharap salah satu dari Jerman atau AS kalah. Maka wajar jika Bento menyebut kondisi ini tak bagus untuk timnya yang peluang lolosnya bisa dibilang sangat kecil.
Meski demikian Bento menegaskan bahwa Cristiano Ronaldo dkk. akan tetap 100 persen untuk mengincar kemenangan di laga tersebut.
"Jelas ini bukan hasil yang bagus untuk kami. Secara matematis, skor imbang 2-2 memang tidak buat kami tersingkir, tapi ini membuat kami berada dalam posisi yang sangat sulit," ujar Bento di situs resmi FIFA.
"Tidak hanya karena apa yang kami butuhkan saat melawan Ghana, tapi kami juga butuh bantuan dari hasil laga Jerman kontra AS. Kami tidak beruntung di babak pertama, tapi usaha kami sangat bagus untuk bisa menyamakan skor (di injury time babak kedua)," lanjutnya.
"Kini yang bisa kami lakukan adalah memberikan penampilan semaksimal mungkin di laga terakhir dan mencoba memanfaatkan sekecil apapun peluang kami yang tersisa," demikian Bento.
(mrp/din)










































