Korsel terperosok di posisi juru kunci Grup H dengan raihan satu poin. Tim 'Ginseng' mendapat poin setelah menahan imbang 1-1 dengan Rusia di partai perdana.
Posisi Korsel di grup sama dengan tiga wakil Asia lainnya di Brasil 2014: Iran, Jepang dan Australia. Keempat tim Asia ini juga sama-sama tidak memetik kemenangan di grupnya masing-masing. Bukan cuma gagal menang dan gagal lolos, mereka semua menuntaskan turnamen sebagai juru kunci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika melawan Nigeria, mereka bisa menahan seri 1-1. Bahkan, Lionel Messi baru bisa menjebol gawang Iran yang dijaga oleh Alireza Haghighi pada injury time babak kedua.
Jepang setali dua uang dengan Korsel dan Iran. Di grup C, Nagatomo dkk sempat dikalahkan Pantai Gading 1-2 di partai perdana. Tim besutan pelatih asal Italia Alberto Zaccheroni ini kemudian memaksa Yunani imbang 0-0 sehingga punya peluang lolos. Sayangnya, mereka langsung dihajar Kolombia dengan skor 1-4 di duel penutup grup.
Nasib tim Australia asuhan Ange Postecoglou paling buruk dibanding tim-tim AFC lainnya. Berada di Grup B, skuat 'Kanguru' selalu dibekuk oleh lawan-lawannya, mulai dari Chile (1-3), Belanda (2-3) dan Spanyol (0-3).
(din/raw)











































