Dalam laga babak 16 besar di Estadio do Maracana, Minggu (29/6/2014) dinihari WIB, Uruguay yang kehilangan Luis Suarez lantas mengandalkan Edinson Cavani dan Diego Forlan untuk mendobrak pertahanan Kolombia. Namun La Celeste tetap kesulitan menembus solidnya pertahakan tim lawan.
Sepanjang pertandingan, Uruguay yang memegang penguasaan bola sebesar 45 persen melepaskan 16 tembakan dengan sembilan yang berstatus on target. Sementara Kolombia melakukan 10 tembakan dengan delapan yang mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu Kolombia adalah tim yang hebat. Gol pertama 100 persen adalah berkat si pemain yang mencetak gol. Itu adalah salah satu gol terbaik di Piala Dunia," kata Tabarez mengakui seperti diwartakan Football Espana.
"Kami harus menerima kekalahan ini, memberi selamat kepada Kolombia dan mendoakan semoga mereka sukses karena mereka adalah tim Amerika Selatan."
"Kami sudah mendapat pengalaman dan kami melalui situasi yang sulit," imbuh Tabarez.
Kekalahan ini menghentikan langkah Uruguay di babak 16 besar. Edinson Cavani dkk. gagal mengulang prestasi empat tahun lalu di mana mereka meraih peringkat ketiga.
(nds/roz)











































