Pelatih Asal Jerman Remehkan Jerman

Pelatih Asal Jerman Remehkan Jerman

- Sepakbola
Jumat, 19 Mei 2006 03:31 WIB
Pelatih Asal Jerman Remehkan Jerman
Weert - Sejauhmana tim tuan rumah mampu berbicara di turnamen yang digelar di kandang sendiri selalu menarik untuk ditunggu. Jerman, kata seorang pelatih asal Jerman, diragukan bisa mencapai semifinal.Pandangan tersebut dilontarkan Otto Pfister, yang selama Piala Dunia 2006 berlangsung bertindak sebagai pelatih kepala tim nasional Togo. Ditanya soal kans negaranya, ia tidak melihat Michael Ballack cs bisa memenuhi ekspektasi warganya. "Jerman tidak punya kesempatan. Saya pikir mereka tidak akan bisa mencapai final, atau semifinal. Bisa jadi perempat finalis pun sudah sangat baik," ujar Pfister seperti dilansir dari Soccernet, Jumat (19/05/2006). Ditambahkannya, pemain-pemain Jerman tidak mempunyai ski yang dibutuhkan untuk menjadi juara dunia. Bila pelatih Brasil Carlos Alberto Parreira akan pusing memilih siapa yang akan dibangkucadangkan, maka pelatih Jerman Juergen Klinsmann bahkan tidak tahu siapa yang harus dimainkan. Memang pedas kedengarannya komentar Pfister. Padahal tim yang ditanganinya pun entah bisa bernasib seperti apa di Piala Dunia nanti. Pfister bahkan kesulitan untuk bertemu pemainnya sendiri, sampai-sampai ada yang baru ia jumpai saat timnya sudah tiba di Jerman. "Sungguh sulit bagi kami, pemain-pemain kami bermain di seluruh penjuru Eropa dan bahkan kami masih menanti pemain tiba. Saya sendiri baru bertemu dengan para pemain hari Kamis," cetus pria 67 tahun ini. Ia agak kecewa karena salah satu pemainnya, Emmanuel Adebayor, belum bisa bergabung dengan tim. Adebayor mengikuti klubnya Arsenal yang bertanding di final Liga Champions, padahal takkan dimainkan karena karena sudah pernah berlaga di Eropa dengan klub lain musim ini. "Saya pikir ia pemain yang potensial untuk membuat sesuatu di Piala Dunia nanti. Dia punya kecepatan dan skil yang bagus, seorang pemain yang istimewa," ujar mantan pelatih Senegal dan Pantai Gading ini. Walaupun demikian masa persiapan yang sulit dijalani tidak membuatnya pesimistis. Menurutnya segala hal bisa terjadi. "Anda punya peringkatnya, Brasil nomor satu... Togo nomor 59, Swiss, entahlah. Tapi itu tidak berlaku saat pertandingan dimulai, setiap tim bisa saling mengalahkan," lanjutnya. Pfister masuk ke timnas Togo usai Piala Afrika Januari lalu. Ia menggantikan Stephen Keshi yang meloloskan tim ini ke Piala Dunia. Togo akan memulai debut mereka di Piala Dunia saat berhadapan dengan semifinalis 2002 Korea Selatan tanggal 13 Juni. Selain itu mereka juga akan menantang Prancis dan Swiss. "Fakta bahwa kami bermain melawan Korea dulu, tentu akan membantu. Tapi tak berlaku di atas kertas. Jika paara pemain bermain bagus, maka babak kedua merupakan kemungkinan bagi kami," yakin Pfister. Foto: Pelatih Togo Otto Pfister. (AFP/Philippe Huegen) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads