Abbondanzieri Ingin Kalahkan "Si Bebek"
Kamis, 08 Jun 2006 19:19 WIB
Herzogenaurach - Roberto Abbondanzieri dan kiper legendaris Argentina, Ubaldo Fillol, sama-sama dijuluki "Si Bebek." Tapi kenapa Abbondanzieri berharap dirinya bisa mengalahkan "Bebek" seniornya ?Adalah sebuah kebetulan saat Fillol dan Abbondanzieri kemudian dijuluki El Pato alias si bebek. Pasalnya walau Abbondanzieri kini berstatus kiper nomor satu "Tim Tanggo" namun jika dilihat dari performa mereka berdua di bawah mistar gawang justru bisa dibilang lumayan bersebrangan.Fillol yang kini menjadi pelatih kiper Albicelleste, adalah kiper utama Argentina saat mereka berhasil merengkuh gelar juara dunia pertamanya tahun 1978. Bahkan namanya kini masih dikenang sebagai penjaga gawang terbaik Argentina.Performa Abbondanzieri sebenarnya juga tak bisa dibilang jelek, namun itu jika hanya berpatokan pada hasil yang diraih klubnya saat ini Boca Juniors. Tapi sayangnya saat berlaga dalam seragam timnas, kiper 34 tahun itu sering tampil buruk. Setelah kemasukan enam gol di dua partai ujicoba awal tahun, Abbondanzieri membuat kesalahan fatal saat menghadapi Angola juga dalam pertandingan ujicoba pekan kemarin, untungnya kesalahan tersebut tak berujung dengan gol ke gawangnya."Sepanjang karir saya selalau menghadapi berbagai tantangan baru. Saat saya datang ke Boca saya juga menghadapi masalah yang cukup berat. Hal yang sama terjadi saat saya bermain di timnas," sahut Abbondanzieri seperti dilansir AFP, Kamis (8/6/2006).Kalau Abbondanzieri tak menunjukan penampilan yang meyakinkan di laga perdana menghadapi Pantai Gading, sangat mungkin posisinya digusur juniornya Leo Franco. Selain kecenderungan pelatih Jose Pekermen untuk memasang pemain muda, sejarah kiper-kiper Argentina di Piala Dunia juga bisa menjadi pelajaran buat Abbondanzieri.Di tahun 2002, German Burgos yang menjadi pilhan pertama di partai perdana harus melepaskan posisinya pada Pablo Cavallero di sisa kompetisi. Juga di Amerika 1994 Sergio Goycochoea digeser oleh Luis Islas sebelum akhirnya Argentina kandas di babak kedua oleh Rumania.So, apakah "bebek" Abbondanzieri bisa mengekor hebatan "bebek" seniornya. Pertandingan menghadapi Pantai Gading bisa menjadi penentu nasib kiper dengan rekor 21 caps itu.Foto: Roberto Abbondanzieri (sugerimos). (din/)











































