Swiss Tahan Prancis 0-0

Grup G

Swiss Tahan Prancis 0-0

- Sepakbola
Rabu, 14 Jun 2006 01:02 WIB
Swiss Tahan Prancis 0-0
Stuttgart - Prancis masih belum mampu mengungguli Swiss dan hanya bermain imbang 0-0 di partai kedua Grup G yang berlangsung di Stadion Daimler-Gottlieb, Stuttgart, Selasa (13/6/2006). Ini adalah kali ketiga tim "Ayam Jantan" gagal mengatasi Swiss. Di babak kualifikasi Piala Dunia 2006 mereka juga segrup dengan Negeri Coklat itu, dan dalam dua kali pertemuan Zidane cs hanya bermain imbang 0-0 dan 1-1. Para pemain Prancis tampil kompak dengan armband bercorak bendera merah-putih-biru. Dari tulisan yang tertera, armband tersebut tampaknya dimaksudkan sebagai bentuk simpati buat Djibril Cisse yang batal tampil di Piala Dunia 2006 karena mengalami patah kaki tepat pada partai pemanasan terakhir Les Bleus. Menampilkan duet Thierry Henry dan Sylvain Wiltord di lini depan, sepuluh menit pertama Prancis praktis menguasai pertandingan. Sayang, kebanyakan terbuang percuma karena buruknya penyelesaian akhir Zinedine Zidane cs. Sundulan Henry menyambut umpan silang Wiltord, masih melesat di atas mistar gawang Swiss. Patrick Vieira juga mendapat peluang, tetapi tendangan dari jarak dekatnya masih melebar. Sementara shot on goal pertama Swiss baru terjadi 20 menit memasuki pertandingan namun tendangan Tranquillo Barnetta masih terbaca Fabien Barthez. Meski hanya sesekali mengancam gawang Prancis, Alexander Frei mencatat peluang terbaik pada babak ini setelah menyambut tendangan bebas Barnetta. Sayang tendangannya masih membentur mistar. Bola rebound yang coba dimanfaatkannya masih tertahan bek Prancis.Sehabis peluang Frei, Prancis langsung bereaksi. Franck Ribery nyaris mencetak gol pada debutnya di Piala Dunia. Menerima umpan terobosan, dia melepaskan tendangan terarah ke gawang Swiss. Tapi lagi-lagi belum menemui target. Kejadian paling menarik pada babak ini terjadi di menit-menit akhir. Ribery lolos dari jebakan off-side, dan di depan gawang dia mengirim umpan pada Henry. Striker Arsenal itu menendang bola tetapi mengenai tangan pemain Swiss, Patrick Muller. Sayang wasit tidak melihatnya sebagai pelanggaran hingga kandas lagi peluang Prancis. Di babak kedua, pola permainan kedua tim tampak belum berubah. Prancis masih mengandalkan umpan dari sayap, sementara Swiss lewat serangan balik. Di awal babak kedua, serangan balik Swiss lebih mengkhawatirkan. Pemain pengganti Daniel Gygax memperoleh peluang terbaik saat menerima umpan jauh dari tengah lapangan, tetapi sundulannya masih membentur kaki Barthez. Mendapatkan tekanan begitu rupa, pelatih Raymond Domenech memutuskan untuk menarik Ribery dan memasukkan satu striker, LLouis Saha. Kehadiran striker Manchester United membuat serangan Prancis secara kuantitas makin bertambah. Tapi tetap tidak banyak peluang emas yang tercipta. Satu-satunya diperoleh Vikash Dhorasoo, yang tendangannya masih melebar tipis di kanan gawang Pascal Zuberbuhler. Sebaliknya, Swiss cukup efektif dengan serangan baliknya. Peluang lagi-lagi diperoleh anak asuh Koebi Kuhn di masa injury time lewat Frei. Tetapi alih-alih menciptakan gol dia malah mendapatkan kartu kuning karena ketahuan menggunakan tangannya saat mencoba menyundul umpan tendangan bebas Ludovic Magnin. Di luar skor 0-0, yang menarik adalah banyaknya kartu kuning yang keluar dari saku Valentin Ivanov. Wasit asal Rusia itu mengeluarkan delapan kartu kuning, lima di antaranya untuk Swiss, sementara sisanya untuk Prancis. Skuad:Prancis: Fabien Barthez, Willy Sagnol, Lilian Thuram, William Gallas, Eric Abidal, Patrick Vieira, Zinedine Zidane, Claude Makelele, Franck Ribery (L Saha 69), Thierry Henry, Sylvain Wiltord (V Dhorasoo 84)Β Β Β Β  Β Β Β Β Swiss: Pascal Zuberbuhler, Phillipp Degen, Patrick Muller (J Djourou 74), Philippe Senderos, Ludovic Magnin, Johann Vogel, Tranquillo Barnetta, Ricardo Cabanas, Raphael Wicky (X Margairaz 82), Alexander Frei, Marco Streller (D Gygax 57)Foto: Kapten Prancis Zinedine Zidane (kanan) ditekel pemain Swiss Ricardo Cabanas. Kedua tim akhirnya bermain tanpa gol (AFP/Adrian Dennis). (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads