Pemain Ukraina: Gara-Gara Cuaca

Pemain Ukraina: Gara-Gara Cuaca

- Sepakbola
Kamis, 15 Jun 2006 01:44 WIB
Pemain Ukraina: Gara-Gara Cuaca
Leipzig - Kekalahan telak atas Spanyol menjadi pukulan buat Ukraina. Meski tidak mau menyalahkan keadaan, beberapa pemain mengaku cuaca panas menjadi salah satu penyebab kekalahan. "Itu adalah pertandingan yang sulit dan cuaca yang panas membuatnya tambah sulit," aku kapten Ukraina Andriy Shevchenko seperti dilansir fifaworldcup. Pertandingan di Zentralstadion, Berlin, Rabu (14/6/2006) itu memang berlangsung di bawah terik matahari yang bertemperatur 27 derajat celcius. Diakui para pemain Ukraina, cuaca panas membuat konsentrasi mereka menurun. Namun dua gol cepat yang diderita menjelang jeda membuat mental runtuh. "Dua gol cepat mereka membuat mental kami runtuh. Setelah tertinggal kami jadi cemas," tambah Sheva. Ukraina tertinggal dua gol dari Xabi Alonso dan David Villa saat pertandingan memasuki jeda. Di babak kedua, gol penalti Villa dan sumbangan Fernando Torres membuat tim Sergei Blokhin makin tenggelam. Meski panas matahari membuat mereka lemah, para pemain tidak mau menyalahkan keadaan. Kini mereka bertekad melupakan kekalahan menyakitkan itu dan menatap partai berikut melawan Arab Saudi. "Cuaca panas betul-betul menghabisi tenaga kami, tapi kami tak boleh menggunakan itu sebagai alasan karena para pemain Spanyol juga mengalami hal yang sama," kata Serhiy Rebrov. "Sekarang kami sangat down, tapi kami harus bangkit dan membalikan keadaan pada partai berikutnya," tandasnya. Foto: Andriy Shevchenko mengusap peluh di wajahnya saat Ukraina melawan Spanyol (AFP/Pierre-Philippe Marcou) (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads