Jelang Belanda vs Pantai Gading
Salam dari Ronaldinho, Deco, Eto'o
Jumat, 16 Jun 2006 17:38 WIB
Den Haag - Konfrontasi kedua negara mirip Barca kontra Chelsea, terpersonifikasi dalam diri Van Bommel-Drogba. Penuh dendam kesumat dan muatan emosi.Karena itu Barca-connection: Ronaldinho, Deco, Eto'o (Rodeo), yang punya link ke midfielder Mark van Bommel, menyampaikan 'salam' menjelang konfrontasi menentukan di grup maut C antara Belanda kontra Pantai Gading. Menentukan, karena jika Belanda menang, maka dengan 6 angka langkah berikutnya menghadapi Argentina menjadi semakin ringan tanpa beban. Sementara bagi Pantai Gading jika kalah, maka sama saja angkat koper. Tak ada lagi yang mereka cari di Jerman. Jika menang, maka Pantai Gading masih bisa menggenggam harapan.Salam ala Rodeo menjelang pertarungan itu secara diplomatik jelas mengisyaratkan dukungan kepada Belanda, terwakili dalam diri Van Bommel. Ada isyarat implisit agar menyepak Drogba cs pulang kembali ke Afrika. Plak!Maklum, meskipun berhasil membalas dendam Chelsea pada Liga Kampiun musim ini dan akhirnya kampiun, namun dalam benak Barca-connection itu masih tersimpan luka psikologis akibat ulah Drogba cs di Chelsea, yang membuyarkan Barca dari juara Liga Kampiun musim 2004/2005. Pada musim itu mereka diremuk-redamkan di London (2-4), setelah unggul di kandang (2-1). Ekstra menyakitkan adalah ulah pelatih Chelsea, Jose Mourinho, dengan pernyataannya yang mengacaukan ketenteraman bersepakbola.Van Bommel menerima 'salam diplomatik' tersebut seusai sesi latihan Oranje kamarin. "Dari Ronaldinho, Deco hingga Eto'o. Mereka semua menunjukkan kegembiraan dan dukungannya pada saya," demikian Van Bommel, seperti dikutip Algemeen Dagblad, hari ini (16/6/2006).Tidak diungkapkan apa isi 'salam' itu. Tapi efek isinya mungkin dapat disaksikan dalam duel malam ini. Foto: Mark van Bommel (AFP/Maartje Blijdenstein) (es/)











































