Beckenbauer: Wasit, Kurangi Kartu!
Sabtu, 17 Jun 2006 05:05 WIB
Jakarta - Jumlah kartu kuning dan merah yang telah keluar dari saku wasit hingga hari ke-8 penyelenggaraan Piala Dunia 2006 membuat Frank Beckenbauer prihatin.Salah satu "pemborosan" kartu yang disoroti oleh ketua panitia penyelenggara Piala Dunia 2006 itu adalah di partai Ekuador vs Kosta Rika. Ketika itu wasit Coffi Codjia mengeluarkan lima kartu kuning untuk kedua tim. Menurut kapten Jerman di Piala Dunia 1974 itu, kartu-kartu yang keluar dari saku wasit makin lama makin tidak masuk akal alasannya. Padahal kartu mengakibatkan konsekuensi yang cukup berat. "Sebagai seorang wasit dalam situasi itu saya harus mendatangi sang pemain dan berkata kalau dia melakukan pelanggaran lagi maka dia akan menerima kartu kuning," kata Beckenbauer kepada stasiun televisi ZDF."Jika pemain mendapatkan dua kartu kuning, maka dia akan absen pada partai berikutnya. Itu adalah sesuatu yang sudah keluar dari proporsi," tambah pelatih Jerman di Piala Dunia 1990 ini. Menurut Beckenbauer, wasit semestinya tidak terlalu mudah memberikan kartu. Toh, mereka bisa memberikan peringatan terlebih dahulu kepada pemain yang baru sekali melakukan pelanggaran. Hingga pertandingan ke-22 di Grup C antara Belanda vs Pantai Gading, sudah 111 kartu kuning dan lima kartu merah yang keluar dari saku wasit. Artinya rata-rata kartu kuning yang keluar per pertandingan adalah 5,04.Statistik ini meningkat jika dibandingkan Piala Dunia empat tahun silam. Di Korsel/Jepang, rata-rata kartu kuning per pertandingan adalah 4,25. Total 272 kartu kuning dan 17 kartu merah keluar dari saku wasit dalam 64 pertandingan. Foto: Salah satu kartu merah yang dikeluarkan wasit Piala Dunia 2006 adalah untuk pemain Polandia Radoslaw Sobolewski (AFP) (mel/)











































