Ricardo Sang Penyelamat
Sabtu, 17 Jun 2006 05:45 WIB
Hannover - Angola mungkin tidak akan mampu menahan Meksiko 0-0 jika Joao Ricardo tidak berdiri di bawah mistar gawang Black Impala. Ricardo menjadi kiper pertama yang terpilih sebagai Man of The Match. Sepanjang 90 menit pertandingan di FIFA World Cup Stadium, Hannover, Sabtu (17/6/2006) dinihari WIB, Angola berhasil membuat frustasi Meksiko dengan pertahanan rapatnya. Sesekali Rafael Marquez cs bisa mengancam, tetapi ketika bola lolos dari penjagaan pemain belakang, Ricardo tampil sebagai tembok terakhir pertahanan Angola. Kiper berusia 36 tahun itu tampil luar biasa dini hari ini. Beberapa kali penyelamatannya mencegah gawang Angola dari kebobolan. Saat Angola harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua yang diterima oleh Nsimba Ze Kalanga pada menit 79, tetap pemain Meksiko gagal menjebol gawang Ricardo. Salah satu penyelamatan pentingnya adalah ketika menepis tendangan geledek Marquez yang mengarah ke pojok kiri atas gawangnya. "Joao Ricardo sungguh luar biasa," komentar anggota Technical Study Group FIFA, Teofilio Cubillas. "Dia membuat beberapa penyelamatan menakjubkan. Dan jika dia tidak berada disana Angola sudah pasti akan kalah. Dia cuma membuat satu kali kesalahan di sepanjang pertandingan tetapi itu tidak berakibat fatal. Secara keseluruhan dia hebat," puji Cubillas. Kepahlawanan Ricardo membuat Angola masih memiliki harapan lolos ke babak kedua. Fabrice Akwa cs sekarang berada di posisi tiga klasemen Grup D, dan tertinggal tiga angka dari Meksiko yang menjadi pemuncak klasemen. Foto: Salah satu aksi penyelamatan Joao Ricardo (AFP/John MacDougall) (mel/)











































