Portugal dan Meksiko Bukan Pilihan

Portugal dan Meksiko Bukan Pilihan

- Sepakbola
Kamis, 22 Jun 2006 07:50 WIB
Portugal dan Meksiko Bukan Pilihan
Jakarta - Meksiko akhirnya menjadi pendamping Portugal sebagai wakil Grup D. Namun bagi wakil Grup C Argentina dan Belanda, calon lawannya tak punya daya tarik untuk dipilih.Meski kalah 1-2 dari Portugal, Meksiko tetap lolos karena di pertandingan lain Angola ditahan 1-1 oleh Iran. Sebagai runner up, Meksiko akan menghadapi juara Grup C Argentina, sementara juara Grup D Portugal bertemu Belanda.Namun siapa lawan siapa, sebenarnya bukanlah pembicaraan penting bagi Argentina atau Belanda. Status keduanya adalah sebagai unggulan, sementara calon lawan sama-sama "bukan siapa-siapa".Portugal sudah 40 tahun absen di babak knock out Piala Dunia. Sukses sampai ke tahap ini terjadi tahun 1966 di masa pemain legendarisnya Eusebio. Malah saat itu Portugal menjadi juara tiga. Jika harus ditakuti, alasan terkuatnya ialah karena Portugal merupakan finalis Euro 2004.Namun bukan berarti Meksiko menjadi pilihan terbaik karena lebih lemah. Los Tricolores berpengalaman 13 kali tampil di Piala Dunia. Keberadaannya di Jerman ialah sebagai runner up zona CONCACAF dengan nilai 22 dari 10 pertandingan dan hanya kalah head to head dari Amerika Serikat.Dengan diperkuat pemain seperti Rafael Marquez, Jared Borgetti, Oswaldo Sanchez serta pemain muda Carlos Salcido dan Francisco Fonseca, Meksiko saat ini cukup mengancam. Bahkan Brasil sempat mereka kalahkan di putaran grup Piala Konfederasi 2005.Pertandingan yang berjalan "datar-datar" saja antara Argentina dan Belanda yang berakhir tanpa gol, seakan menunjukkan siapa pun lawan mereka bukanlah masalah. Sebab saat duel 25 Juni di Leipzig, Argentina tetap lebih diunggulkan dibanding Meksiko. Demikian juga Belanda tetap dijagokan mengatasi Portugal di Nuernberg 26 Juni. Tetapi di sisi lain, Portugal dan Meksiko sama-sama punya status "Kuda Hitam".Lihat BaganFoto: Kapten Portugal Luis Figo (kiri) dan kapten Meksiko Rafael Marquez berebut bola (AFP/Odd Andersen). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads