Jelang Jerman vs Italia
Italia Jangan Terbuai
Selasa, 04 Jul 2006 10:49 WIB
Duisburg - Di pertemuan terakhir Italia sukses mempermalukan Jerman dengan skor 4-1. Saat keduanya kembali bertemu di semifinal Piala Dunia, Gli Azzurri sebaiknya tidak terbuai kalau ingin melangkah ke Berlin.Di Florence 1 Maret 2006, Jerman tak akan menyangka kalau mereka akan pulang dari pertandingan ujicobanya dengan hasil memalukan. Gol dari Alberto Gilardino, Luca Toni, Daniele De Rossi dan Alessandro Del Piero menjadi rekor kekalahan terbesar der Panzer atas pasukan Azzurri, 1-4.Hasil tersebut memang terbilang fantastis walau status pertandingannya hanya friendly. Lalu bagaimana peluang pasukan Marcello Lippi saat kembali menantang skuad besutan Jurgen Klinsmann namun dalam tingkat kegentingan yang begitu tinggi di semifinal Piala Dunia?Jangan harap kemenangan mudah itu bakal kembali datang. Jerman -- walau sempat sangat diragukan di awal kompetisi -- mulai mempertegas status mereka sebagai spesialis turnamen. Argentina yang disebut sebagai salah satu tim terkuat di Piala Dunia mereka paksa pulang di babak sebelumnya.Sementara Italia hingga babak perempatfinal belum benar-benar menghadapi tim tangguh. Lawan mereka dari babak pertama bisa dibilang tim kelas dua, mulai dari Ghana, Amerika Serikat, Republik Ceko sampai Swiss dan Ukraina. Nah barulah di semifinal ini Fabio Cannavaro cs akan menghadapi lawan yang punya kemampuan dan reputasi setara dengan mereka.Partarungan ekstra sengit tak akan bisa dihindari. Bagusnya Lippi menyadari kalau perjuangan yang akan dilakoni anak asuhnya tak akan mudah. Apalagi bermimpi bisa mengulangi hasil pertandingan empat bulan silam. "Saya sudah mengatakannya dan akan saya katakan lagi sekarang. Hasil tersebut (4-1) tidak menggambarkan jarak antara Italia atas Jerman, itu juga tidak menunjukkan kalau kami lebih unggul dari mereka," seru Lippi seperti diberitakan AFP, Selasa (4/7/2006).Bukan hanya Lippi yang tak mau terbuai dengan kemenangan di pertandingan sebelumnya itu. Gianluca Zambrotta juga meyakini kalau pertandingan yang akan digelar di FIFA World Cup Stadium Dortmund, Rabu (5/7/2006) dinihari nanti bakal sangat berbeda."Itu akan menjadi pertandingan yang benar-benar berbeda. Pertandingan sebelumnya hanyalah partai persahabatan yang dilangsungkan di tengah kompetisi liga. Sekarang semua orang fokus ke Piala Dunia," seru pemain yang mencetak satu gol ke gawang Ukraina di babak perempatfinal itu.Jalan ekstra terjal memang akan dilintasi Italia untuk sampai ke final. Pasalnya di Dortmund yang menjadi "persinggahan" sebelum sampai ke Berlin justru merupakan surga buat Jerman. Di kota yang punya populasi hampir 600 ribu jiwa itu pasukan Jerman tak pernah kalah saat melayani musuh-musuhnya.Dari total 14 pertandingan di Dortmund, 13 diantaranya berakhir dengan kemenangan tuan rumah. Sementara sisanya berakhir imbang. (din/)











































