Final Dulu, Liburan Kemudian
Minggu, 09 Jul 2006 12:56 WIB
Berlin - Buat banyak pesepakbola kemenangan di partai final Piala Dunia merupakan sebuah momen membanggakan. Pelatih Raymond Domenech melihat bahwa final hanya syarat sebelum beranjak liburan. Prancis akan mencoba meraih Piala Dunia keduanya saat menghadapi Italia di Olimpiastadion, Berlin, Senin (10/7/2006).Dibandingkan Italia, Prancis kalah pengalaman di partai puncak. Jika Tim 'Ayam Jantan' baru dua kali menginjak partai puncak, Italia sudah lima kali melakoninya. Meski demikian jika melihat skuad, Prancis justru memiliki keunggulan karena para pemain pilarnya sekarang merupakan para pemain yang membawa Prancis juara delapan tahun lalu. Sementara skuad Italia dipenuhi pemain yang kurang berpengalaman di partai final Piala Dunia - meski pernah mengecap final Euro 2000. Sudahlah berpengalaman, Prancis bersama skuadnya sekarang punya rekor lebih baik saat menghadapi Italia. Pada dua pertemuan terakhir di turnamen besar, Prancis selalu unggul masing-masing lewat adu penalti 3-4 (di perdelapan final Prancis 1998) dan 2-1 (di final Euro 2000).Perjalanan mereka yang agak tertatih-tatih di penyisihan grup pun seolah-olah terlupakan. Apalagi setelah mereka menyingkirkan Spanyol (3-1), Brasil (1-0) dan Portugal (1-0). Uniknya, meski pada awalnya tidak diunggulkan, Raymond Domenech menargetkan skuadnya untuk menembus final di Piala Dunia ini. Dan targetnya kesampaian. "Tujuan kami adalah memainkan tujuh pertandingan dan pertandingan ketujuh kami (final) akan segera dimainkan," ucap pelatih Prancis ini seperti dilansir eurosport. Pelatih yang menggantikan Jacques Santini ini memastikan bahwa skuadnya akan bermain nothing to loose mengingat target mereka sudah tercapai. "Saya tidak melihat pertandingan nanti sebagai sebuah final. Itu cuma sebuah pertandingan yang harus kami menangkan sebelum berlibur dengan tenang," tukasnya. Liburan setelah menang, bukankah lebih menyenangkan? (mel/)











































