Materazzi Tetap Bela Diri

Materazzi Tetap Bela Diri

- Sepakbola
Kamis, 13 Jul 2006 05:06 WIB
Materazzi Tetap Bela Diri
Milan - Zinedine Zidane sudah memberi keterangan seputar insiden di final Piala Dunia 2006. Namun rivalnya, Marco Materazzi, tetap membela diri dan menyangkal pengakuan Zidane."Aku tidak mengatakan apapun yang berhubungan dengan rasis, agama, atau politik," tuturnya kepada Gazzetaa dello Sport."Aku bahkan tidak menyebut-nyebut ibunya. Buatku ibu adalah sakral. Aku kehilangan ibu pada usia 15 tahun dan sampai sekarang masih suka menangis kalau membicarakannya," tambah Materazzi.Walaupun tidak menyebut persisnya, tapi Zidane telah mengatakan bahwa Materazzi telah menghina ibu dan saudara perempuannya. Zidane marah besar karena ibunya saat ini masih bertarung melawan penyakit yang cukup serius."Aku tidak tahu kalau ibu Zidane di rumah sakit. Semoga ia lekas sembuh. Sedangkan Zidane, ia selalu jadi pahlawanku dan aku sangat mengagumi dia."Soal "teroris", Materazzi berulang kali menyangkal telah melontarkan kata "sensitif" itu pada Zidane. "Aku bahkan tak tahu apa arti kata teroris," ujarnya. "Hinaan macam itu biasa Anda dengar lusinan kali di atas lapangan."Selain itu Materazzi juga menceritakan insiden "baju" yang terjadi beberapa detik sebelum Zidane menyeruduk dadanya. "Aku memegang bajunya sebentar saja. Dia lalu berbalik, mengejek, dan menatapku dengan sangat arogan.""Dia bilang 'kalau kau mau baju ini, kau bisa mendapatkannya nanti'. Sungguh, aku merasa terhina," pungkasnya. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads