Usai Tabrak De Bruyne Sampai Cedera, Ruediger Bilang Begini

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 31 Mei 2021 15:40 WIB
Chelseas Antonio Rudiger, left and Manchester Citys Kevin De Bruyne fall after challenge during the Champions League final soccer match between Manchester City and Chelsea at the Dragao Stadium in Porto, Portugal, Saturday, May 29, 2021. (Carl Recine/Pool via AP)
Cederai De Bruyne, Ruediger Minta Maaf. (Foto: AP/Carl Recine)
Porto -

Kevin de Bruyne mengalami cedera cukup parah usai bertabrakan dengan Antonio Ruediger di tengah final Liga Champions. Atas insiden itu, Ruediger minta maaf.

De Bruyne hanya bermain selama 60 menit saat Manchester City dikalahkan Chelsea 0-1 dalam pertandingan di Stadion Dragao, Minggu (30/5/2021). Bintang sepakbola Belgia itu sempat mendapatkan perawatan di atas lapangan sebelum digantikan Gabriel Jesus.

Setelah menjalani pemeriksaan, De Bruyne dikonfirmasi mengalami cedera retak tulang hidung dan tulang orbital di rongga mata kiri. Dengan kondisinya sekarang, De Bruyne mesti berpacu dengan waktu untuk berlaga di Piala Eropa 2020 yang akan berlangsung kurang dari dua pekan.

Ruediger tampil impresif untuk membantu Chelsea memenangi gelar Liga Champions keduanya. Bek internasional Jerman itu berharap De Bruyne segera sembuh.

"Aku sangat menyesal untuk cedera @DeBruyneKev," tulis Ruediger di akun Twitter-nya @ToniRuediger. "Tentu saja dalam hal ini aku tidak sengaja."

"Aku sudah berkontak dengan Kevin secara pribadi dan aku sangat berharap dia cepat pulih dan mudah-mudahan kita bisa melihat dia kembali ke lapangan secepatnya."

Menjadi salah satu favorit juara di Piala Eropa 2020, Belgia akan membutuhkan kehadiran De Bruyne. Pelatih Belgia Roberto Martinez kesal dengan Ruediger.

"Menurut saya, Ruediger itu sangat-sangat beruntung. Ketika Anda melihat tayangan ulangnya, tidak ada benturan kepala. Dia dengan pas membenturkan bahunya kepada Kevin. Dia sepertinya gegar otak dan kami akan melihat kondisinya," sembur Martinez.

"Tapi yang menyebalkan adalah Ruediger memegangi kepalanya. Sepertinya dia ingin menunjukkan bahwa dia menyembunyikan sesuatu. Menurut saya, tenaganya berlebihan dan itu sembrono. Seharusnya dikartu merah," imbuh dia mengomentari aksi Ruediger kepada De Bruyne.

(rin/krs)