Bikin De Bruyne Cedera, Ruediger Sembrono Banget!

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 31 Mei 2021 06:46 WIB
PORTO, PORTUGAL - MAY 29: Antonio Ruediger of Chelsea receives a yellow card as Kevin De Bruyne of Manchester City receives medical attention during the UEFA Champions League Final between Manchester City and Chelsea FC at Estadio do Dragao on May 29, 2021 in Porto, Portugal. (Photo by David Ramos/Getty Images)
De Bruyne saat mendapat perawatan sebelum akhirnya ditarik keluar. Foto: David Ramos/Getty Images
Porto -

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, mengalami cedera usai terlibat insiden dengan Antonio Ruediger. Bek Chelsea dinilai sembrono.

Chelsea memenangi final Liga Champions kontra City di Estadio Do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. Gol tunggal Kai Havertz di babak pertama memenangkan The Blues.

Di laga itu, Chelsea bermain solid. Serangan-serangan Manchester City bisa diredam dengan baik, yang membuat anak asuh Pep Guardiola kesulitan berkembang.

De Bruyne, motor serangan City, sampai tak berkutik di lapangan. Sampai-sampai, pemain Belgia itu malah kena apes. Di menit ke-60, De Bruyne ditarik keluar karena cedera. Ia kesakitan setelah menubruk Ruediger di lapangan.

PORTO, PORTUGAL - MAY 29: Kevin De Bruyne of Manchester City walks off after suffering an injury during the UEFA Champions League Final between Manchester City and Chelsea FC at Estadio do Dragao on May 29, 2021 in Porto, Portugal. (Photo by Michael Steele/Getty Images)Wajah De Bruyne bengkak usai menubruk Ruediger. (Foto: Michael Steele/Getty Images)

Dalam tayangan lambat, terlihat wajah Kevin De Bruyne menubruk Antonio Ruediger, yang coba menahan lawannya untuk maju ke depan. De Bruyne langsung jatuh kesakitan, sampai akhirnya diganti Gabriel Jesus. Ruediger sendiri dikartu kuning karena pelanggarannya.

Kondisi De Bruyne itu kemudian disoroti Roberto Martinez. Pelatih Timnas Belgia menyebut aksi Ruediger begitu sembrono.

"Bagi saya, Rudiger sangat, sangat beruntung. Ketika Anda melihat tayangan ulangnya, tidak ada benturan kepala. Dia benar-benar menggunakan bahunya untuk melawan Kevin. Dia tampaknya gegar otak, dan kami akan melihat keadaan itu," kata Martinez, dilansir Express.

"Tapi itu menyisakan keanehan, karena Ruediger malah memegangi kepalanya. Hampir saja dia ingin menunjukkan bahwa dia memang menyembunyikan sesuatu. Bagi saya, itu paksaan yang berlebihan, dan itu sembrono. Dan itu seharusnya kartu merah."

"Kevin bukanlah pemain yang jatuh tanpa alasan. Anda bisa melihat rasa sakitnya, dan matanya bengkak," ujarnya.

Antonio Ruediger sendiri sudah meminta maaf atas insidennya dengan De Bruyne lewat media sosialnya. Bek asal Jerman itu mengaku tak sengaja, dan mendoakan agar gelandang The Citizens itu bisa cepat pulih.

Cedera Kevin De Bruyne membuat keikutsertaannya di Piala Eropa 2020 jadi dipertanyakan. Pesta sepakbola benua biru itu akan digelar pada 11 Juni mendatang.

(yna/adp)