Pencak Silat Jadi Bintang di Pretoria

Laporan dari Afrika Selatan

Pencak Silat Jadi Bintang di Pretoria

- Sepakbola
Jumat, 11 Jun 2010 03:58 WIB
Pencak Silat Jadi Bintang di Pretoria
Pretoria - Pencak silat masih jadi sesuatu yang sangat asing di Afrika Selatan. Namun seni bela diri asli Indonesia itu berhasil mencuri perhatian dan jadi bintang dalam sebuah festival di Pretoria.

Sehari jelang dibukanya Piala Dunia 2010, Kota Pretoria menggelar semacam karnaval yang dinamai Festival Musanda. Beberapa perwakilan negara sahabat ikut dalam acara tersebut, termasuk dari Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, kedutaan besar Indonesia menurunkan kesenian pencak silat. Meski publik Afrika Selatan masih banyak yang belum mengenal Indonesia, apalagi pencak silat, tapi atraksi yang dipertunjukkan ternyata mampu menyedot banyak perhatian warga sekitar yang dilewati rombongan parade tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bawah pimpinan Prihardjono, sekitar berlasan pesilat muda mempertunjukkan beragam jurus sepanjang rute karnaval yang berjarak sekitar lima kilometer tersebut. Setiap peragaan jurus, baik tangan kosong maupun simulasi duel, puluhan orang langsung berkerumun untuk menyaksikan dan bersorak-sorai memberi dukungan. Padahal tak semua peserta festival dapat sambutan seperti itu.

Beberapa penonton yang berjejer di sepanjang jalan bahkan ada yang meniru-nirukan jurus yang diperagakan rombongan Indonesia tersebut.

Menggunakan atasan berwarna merah dan celana putih plus sejenis tutup kepala asal Minang, rombongan Indonesia kerap dapat dukungan saat peragaan silat dilakukan.

Pencak silat sendiri baru masuk Afrika Selatan sejak Januari 2010 lalu. Namun sejuh ini perkembangannya terhitung menggembirakan dengan jumlah pengikutnya sudah mencapai 400 orang. Ditargetkan pada tahun pertama ini ada seribu anggota yang bisa dijaring.

"Hitungannya sulit memperkenalkan pencak silat di Afrika Selatan. Saat pertama dengar saja mereka bertanya-tanya. Apa itu pencak silat, apa sejenis makanan, atau apa,” kisah Ketua Asosiasi Pencak Silat Afrika Selatan,Β  Sariat Arifia kepada detiksport di Pretoria, Kamis (10/6/2010).

Meski diakui sulit, namun upaya untuk terus memperkenalkan pencak silat di Afrika Selatan dan negara sekitarnya terus dilakukan. Salah satu caranya adalah dengan menggelar turnamen pencak silat se-Afrika Selatan dalam waktu dekat ini.

Dengan dukungan dari kedutaan besar Indonesia di Afrika Selatan, sebuah cabang baru akan dibuka di Cape Town dalam waktu dekat.

"Tantangan kami di sini adalah menjual silat saat banyak orang masih tidak tahu. Itu sulit karena ibaratnya promosi butuh dana yang tidak sedikit. Sejauh ini kita swadaya saja. Kami juga meminta dukungan dan doa masyarakat Indonesia untuk bisa terus mengembangkan pencak silat di Afsel ini," pungkas Sariat.


(din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads