Hampir di semua area di mana terdapat aktivitas yang terkait dengan Piala Dunia 2010 Anda akan menemui relawan. Pekerjaan mereka beragam, mulai dari sekadar menjaga pintu masuk fan fest atau stadion, menjaga stand informasi hingga melayani tim peserta dan tamu-tamu undangan FIFA.
Tak akan sulit menemukan relawan-relawan ini. Dengan jumlah yang mencapai ribuan di seluruh Afrika Selatan, mereka tampil mencolok dengan jaket atau t-shirt berwarna hijau dengan tulisan Volunteer FIFA World Cup 2010 South Africa di bagian belakang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami direkrut dari mana saja. Sekolah, universitas dan banyak lagi. Kami hanya harus mendatangi tempat yang sudah ditunjuk dan mengisi formulir untuk bisa menjadi relawan seperti ini," sahut seorang relawan bernama Chatrine yang detiksport temui di Fan Fest Kota Pretoria.
Relawan ini sudah mulai dipekerjakan beberapa pekan sebelum Piala Dunia di mulai dan akan terus membantu tuan rumah hingga beberapa hari setelah pertandingan final.
Namun demikian, sepertinya tak ada kriteria khusus yang diwajibkan untuk melamar sebagai relawan. Soalnya di beberapa kesempatan, relawan yang detiksport temui sama sekali tak bisa memberi bantuan. Bahkan untuk sekadar menunjukkan jalan. Sementara beberapa relawan lain juga sangat sulit berkomunikasi dengan bahasa Inggris.
"Kami tidak bekerja setiap hari. Kadang kami dapat libur jika pertandingan tak banyak. Padahal kami bisa dapat banyak uang jika terus bekerja selama Piala Dunia," seloroh pelajar sebuah SMU di Pretoria itu sambil tertawa.
(din/krs)











































